Mengaku Dewa, Pria Ini Bercinta dengan Pohon

Seorang pria mengaku sebagai dewa saat sejumlah orang mendapati dia sedang melakukan perbuatan asusila terhadap sebuah pohon. Seperti dilansir Mirror, Kenneth Crowder, 41 tahun, dari Melbourne, Florida, Amerika Serikat, ditemukan oleh saksi berjalan melewati sebuah lingkungan di Melbourne dan berteriak bahwa dia adalah dewa, sebelum melakukan tindakan asusila terhadap sebuah pohon.
Seorang polisi Melbourne pergi ke daerah tersebut dan mendapati Crowder mengenakan celana jins biru dan kaus-T. Crowder berjalan menuju petugas dengan cara yang agresif sambil menyebut dirinya sebagai dewa.

Seorang pria mengaku sebagai dewa saat sejumlah orang mendapati dia sedang melakukan perbuatan asusila terhadap sebuah pohon. Seperti dilansir Mirror, Kenneth Crowder, 41 tahun, dari Melbourne, Florida, Amerika Serikat, ditemukan oleh saksi berjalan melewati sebuah lingkungan di Melbourne dan berteriak bahwa dia adalah dewa, sebelum melakukan tindakan asusila terhadap sebuah pohon.
Seorang polisi Melbourne pergi ke daerah tersebut dan mendapati Crowder mengenakan celana jins biru dan kaus-T. Crowder berjalan menuju petugas dengan cara yang agresif sambil menyebut dirinya sebagai dewa.
Petugas mengacungkan Taser, alat kejut listrik, kepada Crowder, tapi dia tak peduli dan terus maju. Perkelahian pun tak terhindarkan, dan Crowder terus mengatakan bahwa ia adalah Thor. Crowder bahkan mencoba untuk menusuk petugas dengan lencana polisi yang berhasil direbutnya. Sampai akhirnya petugas lain tiba dan membantu menaklukkan Crowder.
Crowder ditangkap atas tuduhan menyerang petugas penegak hukum, melakukan kekerasan, dan penyerangan dengan senjata mematikan kepada petugas penegak hukum. Saat itu, Crowder sedang dalam pengaruh flakka, narkoba jenis baru, yang mengkhawatirkan pihak berwenang karena telah merebak di semua negara.
Flakka adalah varian dari bahan sintetis yang dikenal sebagai garam mandi dan berharga murah, yang juga bisa berfungsi sebagai amfetamin. Obat ini dapat dipakai dengan cara diisap seperti rokok atau menelannya. Menurut pakar, obat tersebut dapat menyebabkan perilaku kekerasan menyimpang.
SUMBER (www.tempo.co)
tanggapannya agan dan mbaknya gimana nih ?
het ngasal juga ini orang ampe mengaku dewa
Dikutip dari: http://adf.ly/1FLS3y


