SITUS BERITA TERBARU

Siswi di Sekolah Ini Justru Dilarang Pakai Rok Panjang

Thursday, April 30, 2015
Quote: Siswi di Sekolah Ini Justru Dilarang Pakai Rok Panjang

383408_620.jpg

Seorang gadis muslim Prancis berusia 15 tahun dilarang mengikuti pelajaran di kelasnya dua kali karena mengenakan rok yang terlalu panjang, Dia dianggap menunjukkan penampilan yang mencolok dari agama tertentu.

Pandangan sekularisme Prancis dianggap mewujud dalam hukum yang sangat ketat yang melarang siswa mengenakan simbol-simbol agama secara terang-terangan di lembaga pendidikan.

Siswa, yang diidentifikasi sebagai Sarah, rupanya sudah pernah menanggalkan jilbabnya sebelum masuk sekolah, sesuai dengan hukum Perancis. Tapi kemudian rok panjang yang dikenakannya, juga dianggap sebuah tindakan "provokasi," dan berpotensi memancing protes.

"Gadis itu tidak dikecualikan. Dia diminta untuk datang kembali dengan pakaian yang netral," kata seorang pejabat lokal di kota Charleville-Mezieres timur laut Prancis, dekat perbatasan dengan Belgia.

Berita itu memicu kecaman di media sosial. Sejumlah netizen berkomentar perihal kemunafikan dan kefanatikan yang bersembunyi di bawah tindakan tegas atas Sarah.

Akibat kasus tersebut, pengguna Twitter mempopulerkan tagar #JePorteMaJuppeCommeJeVeux menulis ("Saya memakai rok saya yang saya suka").

Seorang pengguna Twitter kemudian membandingkan rok Sarah dengan yang dipakai oleh tiga figur publik. Salah satunya ia menampilkan foto Michele Obama dalam balutan gaun hitam panjang dan menyindir gaunnya dengan menyebutnya "tidak layak (untuk) Republik".

Bahkan di tempat lain ia menampilkan foto patung Liberty yang digambarkan sebagai wanita dengan gaun panjang.

Kritik atas hukum sekuler Prancis yang diberlakukan di sekolah-sekolah Prancis mengatakan mereka (pemerintah) sering secara samar menyembunyikan perlakuan yang semena-mena terhadap muslim dan imigran di lingkungan masyarakat Prancis. Penelitian telah menunjukkan bagaimana warga muslim sering menghadapi diskriminasi sistematis atas dasar ras, keyakinan dan budaya.

Berbicara kepada surat kabar lokal L'Ardennais, Sarah mengatakan bahwa rok yang dipakainya adalah sesuatu yang biasa dan normal."Tidak ada yang istimewa, itu sangat sederhana, tidak ada yang mencolok. Tidak ada tanda agama apapun," kata Sarah.

SUMBER  (www.tempo.co)

tanggapannya agan dan mbaknya gimana nih ?
walah walah, ada apa nih sama sekolah ini

Link: http://adf.ly/1G5yTu
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive