Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Jokowi akan Serahkan Pengelolaan Pangan pada Swasta

Monday, April 20, 2015
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan sangat penting bermitra dengan swasta untuk mendukung program pangan menggunakan kebijakan Partnership for Indonesia's Sustainable Agriculture (PISAgro). Terbukti 83 ribu petani sudah terlibat pembangunan sejak program dibuka pada 2011.



Ia menyatakan kerjasama tersebut juga bisa melibatkan swasta asing terutama dengan negara ASEAN. Tujuannya untuk meningkatkan jaminan ketahanan pangan jangka panjang.



"Dampaknya, kesejahteraan petani antar negara tetangga juga semakin membaik," kata Amran pada Pertemuan Grow Asia Forum di Hotel Pullman, Minggu (19/4).



Ia menjelaskan salah satu keuntungan tersebut diwujudkan melalui kerjasama swasembada daging sapi dengan negara Selandia Baru. Pemerintah telah menyepakati pembelian 30 ribu bibit sapi indukan baik perah juga pedaging untuk kebutuhan dalam negeri.



Sebagai bentuk kesepakatan, Indonesia memberikan akses pasar pedagangan buah tropis seperti mangga, salak dan manggis. Selandia baru membutuhkan pasokan pangan tersebut.



Untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut akan segera dilakukan serangakaian pertemuan dan kunjungan. Tujuannya untuk melakukan berbagai macam penandatanganan Memorandum of Understanding kerja sama sub sektor peternakan dan hortikultura. Mentan akan mengerahkan tim teknis khusus.



"Saya sangat menyambut gembira kesepatakan ini. Baru pertama kali Selandia Baru melepas bibit indukan sapi ke Indonesia," ujarnya.



Selain itu, Mentan juga telah berhasil menjalin kesepakatan kerjasama mencari pasar baru kopi dengan Vietnam. Saat ini pasar lokal sudah mengalami pergeseran selera ke arah variasi rasa yang khas. Indonesia sudah memiliki beragam jenis kopi seperti Mandailing, Luwak, Gayo, Kintamani, Belium, dan Prianger.



Amran menyatakan kesepakatan kerjasama dengan Vietnam juga melipuri industri karet. Komoditas tersebut telah mengalami hilirsiasi produksi. Indonesia sudah mampu menghasilkan Rubber Crumb Powder sebagai bahan pembuatan aspal dan beton.



"Meski banyak prestasi tetap perlu mengembangkan kolaborasi teknis. Tujuannya untuk mengatasi kendala dalam kegiatan produksi," ujarnya.



Terakhir keberhasilan menjalin kesepakatan pengembangan kapasitas teknik pertanian dengan Filipina. Kebijakan tersebut untuk mendukung pewujudan swasembada pangan antar dua negara.

Sumber: http://www.harnas.co/2015/04/20/ri-b...-bangun-pangan
biar tambah maju pak Jokowi

Dikutip dari: http://adf.ly/1FP4Yi
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive