Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Batan Bakal Bangun PLTN Mini Non Komersial di Serpong

Sunday, April 12, 2015
Lily Rusna Fajriah   (ekbis.sindonews.com)
Minggu, 12 April 2015 − 18:34 WIB
Batan Bakal Bangun PLTN Mini Non Komersial di Serpong
Foto: Ilustrasi.

JAKARTA-Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mini non komersial di Serpong, Tangerang Selatan. Hal ini sebagai salah satu cara mensosialisasikan nuklir sebagai energi alternatif untuk pembangunan pembangkit listrik.‎

"Ini (pembangunan PLTN mini) sebagai bentuk sosialisasi kita bahwa PLTN itu aman dan efisien," ujar ‎Kepala BATAN‎ Djarot Sulistio Wisnubroto dalam Diskusi Energi Kita di Jakarta, Minggu (12/4/2015).

Sementara itu Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengungkapkan, selama ini dalam melakukan sosialisasi mengenai potensi nuklir sebagi salah satu energi alternatif melalui pemberitaan dan datang ke lokasi-lokasi potensial untuk dibangun PLTN. Namun saat ini, pemerintah memilih untuk mengenalkan nuklir layaknya pengenalan pariwisata.

"Masyarakat Indonesia kan tidak percaya kalau tidak melihat bentuknya‎. Mereka takut seperti di Fukushima (bencana nuklir di Jepang). Makanya kita bentuk nanti seperti pariwisata elektronik di Serpong," tandas dia.

Sekadar informasi, pembangunan PLTN tersebut membutuhkan dana sekitar Rp1,6 triliun untuk jangka waktu pembangunan lima tahun.
Bahaya ga tuh..

Indonesia Bangun PLTN, Masyarakat Perlu Sosialisasi


PLTN Mini di Serpong ditargetkan rampung pada tahun 2018

Minggu, 12 April 2015 | 17:08 WIB
Oleh : Harry Siswoyo, Dian Tami  (teknologi.news.viva.co.id)

VIVA.co.id- Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengatakan akan mulai memperkenalkan masyarakat terhadap penggunaan teknologi nuklir sebagai salah satu sumber energi, dengan membangun reaktor daya eksperimen di Serpong, Tangerang.

Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir , upaya meyakinkan masyakat terhadap keamanan penggunaan teknologi nuklir sebagai sumber energi perlu dibuktikan dalam wujud nyata.

"Untuk edukasi kalau tenaga ini aman dan efisien, sehingga masyarakat dapat dengan tenang menggunakan tenaga ini," kata Nasir di Jakarta, Minggu 12 April 2015.

Sejauh ini, ia upaya pengenalan itu sudah diwujudkan dalam bentuk pembangunan reaktor daya eksperimen atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mini yang akan ditargetkan selesai tahun 2018.

"Dalam hal ini kami bangun PLTN. Saya tunjukan barangnya dulu reaktor daya eksperimen, masyarakat tak percaya tanpa dilihat barangnya dulu," katanya.
Menurut Nasir, nantinya PLTN mini tersebut juga diproyeksikan akan dijadikan sarana edukasi dan wisata elektronik, yang dilakukan oleh Badan Tenaga Nuklir (Batan).

"Nanti kalau sudah jadi sekaligus pariwisata bidang elektronik, nanti dibangun di Serpong selesai 2018 saya dorong. Batan melakukan ini, anggaran APBN untukFeasibility Study(uji kelayakan)danenginering-nya," lanjut Nasir. (ren)

Dikutip dari: http://adf.ly/1Ea3Mz
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive