TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah spanduk membentang di sekitar rumah Muhammad Arsyad, tersangka penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook. Spanduk-spanduk itu bertuliskan dukungan dan meminta agar Arsyad segera dibebaskan.
"Spanduk itu dibuat oleh teman-teman Arsyad. Mereka simpati sama dia," kata Mursidah, ibu Arsyad, di rumahnya, Ahad, 2 November 2014. (Baca: Temui Jokowi, Ibu Arsyad Diberi Amplop Duit)
Spanduk tersebut ditulis tangan dengan cat pillox hitam di atas kain berwarna putih. Di situ tertulis, "Bebaskan Arsad! #savetukangsate" dan "Jokowi Maafkan Arsad". Spanduk-spanduk itu digantung menghadap rumah Arsad. (Baca: Penghina Presiden Ini Masih Ditahan Polisi)
Setelah bertemu dengan Jokowi dan Istrinya, Iriana Joko Widodo di Istana pada Jumat, 31 Oktober 2014, Musidah mengatakan tak sabar menunggu Arsyad pulang. Mursidah ingin menyampaikan pernyataan dari Jokowi bahwa kesalahan anaknya itu sudah dimaafkan dan berpesan agar berhati-hati dalam berucap dan bertindak. (Baca: Maafkan MA, Jokowi Jamin Penangguhan Penahanan)
Sudah sebelas hari Arsyad ditahan di Mabes Polri. Arsyad ditangkap di rumahnya pada Kamis, 23 Oktober 2014 saat sedang tidur. (Baca juga: Fadli Zon: Kasus Arsyad Bukan Ajang Cari Muka)
Sumber : Tempe
Lucunyaaaa negeri ini
Dikutip dari: http://adf.ly/tgaPt


