
SIAGAINDONESIA.COM- Lokalisasi Dolly, Surabaya Jawa timur, bakal ditutup oleh pemerintah, dan sesuai rencana akan dilakukan pada tanggal 19/06/2014. Hal itu mejadikan pihak Pemerintah Kota ( Pemkot ) Kediri, melakukan antisipasi dengan mendata penghuni yang ada di eks lokalisasi Semampir. Dikawatirkan, lokalisasi semampir yang sudah ditutup beberapa tahun lalu oleh Pemerintah, menjadi tempat pelarian para PSK Dolly.
Dikonfirmasikan pada Kepala Bidang ( Kabid) Sosial, Dinas Sosial dan tenaga kerja ( Dinsosnaker ) kota Kediri, Rice Oriza mengatakan, pihak Dinsosnaker akan segera mengantisipasi adanya PSK yang akan masuk ke eks Lokalisasi semampir. Pihak Dinsos akan bekerjasama dengan lurah setempat serta RT , RW dan juga mucikari agar mau menolak para PSK yang masuk ke eks Lokalisasi semampir. Ungkap Oriza Senin 13/05
ORiza juga mengatakan, bahwa keberadaan lokalisasi semampir memang sudah lama ditutup oleh pemerintah sejak tahun 1999, namun saat ini keberadaanya juga sudah beralih fungsi, menjadi rumah karaoke ataupun café, walaupun saat ini penghuninya adalah PSK.
Tidak menutup kemungkinan eks lokalisasi semampir akan jadi pelarian para penghuni Dolli. Dan untuk mengatisipasi hal tersebut diminta para Mucikari dan juga pemilik rumah karaoke, agar segera melaporkan penghuninya . � sebenarya yang bisa membentengi eks lokalisasi agar tidak tersaingi penghuninya , ya penghuninya sendiri � kata ORiza saat ditemui dikantor Dinsosnaker Selasa 13/05/2014
Ada dua upaya yang kini tengah dilakukan Dinsosnaker untuk mengantisipasi eksodus PSK Dolly ke Semampir yaitu, melakukan pendataan penghuni Eks Lokalisasi Semampir dan proteksi kepada para penghuni agar menolak keberadaan PSK pendatang.� Sejak Jumat lalu, kita mulai melakukan pendataan penghuni disitu (Eks Lokalisasi Semampir) Kemudian kita proteksi, agar tidak ada penambahan penghuni. Target kita selesai di akhir bulan ini,� Oryza
Sekadar diketahui saat PSK eks Lokalisasi Semampir yang terdata adalah 160 orang. Sementara itu biarpun keberadaan Eks lokalisasi sudah berganti nama menjadi tempat karaoke, namun kegiatan esek esek dilokasi tersebut masih berlangsung. @ gendut andi
sumber : http://siagaindonesia.com/r/79268


