Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

7,15 Juta Orang Indonesia Masih Menganggur

Tuesday, May 6, 2014


Badan Pusat Statistik melaporkan 7,15 juta orang dari 125,3 juta angkatan kerja di Indonesia masih menganggur. Jumlah pengangguran itu menurun dibanding Agustus 2013 yang tercatat 7,41 juta orang.

"Pada Februari 2014, jumlah tingkat pengangguran terbuka sebanyak 7,20 orang. Jumlah penduduk yang bekerja 118,17 juta orang, meningkat dibandingkan Februari 2013 sebanyak 116,4 juta orang," kata Kepala BPS Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Senin, 5 Mei 2014.

Meski jumlah pengangguran masih cukup tinggi, Suryamin mengatakan, jumlah penduduk bekerja hingga Februari 2014 bertambah 1,7 juta orang. "Jadi jumlah pengangguran berkurang sebanyak 50 ribu orang," kata Suryamin.

Menurut dia, dari total jumlah warga yang bekerja, sekitar 37 juta orang di antaranya bekerja tidak penuh (jam kerja kurang dari 35 jam per minggu). Sedangkan pekerja penuh mencapai 81,2 juta orang. Dalam setahun terakhir, pekerja paruh waktu meningkat sebanyak 320 ribu orang (0,87 persen). "Sementara setengah penganggur menurun 3,2 juta orang," Suryamin menuturkan.

Berdasarkan struktur lapangan pekerjaan, BPS mencatat tidak terjadi perubahan. Sektor pertanian, perdagangan, jasa kemasyarakatan, dan industri masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja. "Penyerapan tenaga kerja masih didominasi pekerja berpendidikan rendah (SMP ke bawah), yaitu 76,4 juta orang atau 64,63 persen. Sementara pekerja berpendidikan tinggi (diploma dan universitas) hanya sekitar 12 juta orang.

sumber: TEMPO

wah masih banyak sekali ya ternyata, ingat yang sudah kerja jangan malas2an kerjanya, udah tau kan cari kerja susah apalagi mempertahankannya yang masih kuliah ayo jangan males dan anggep enteng

Petani Indonesia Tinggalkan Ladang

Badan Pusat Statistik mencatat adanya penurunan jumlah pekerja pada sektor pertanian. Berdasarkan laporan lembaga statistik, penurunan jumlah petani terjadi dari periode Februari 2013 dengan 41,11 juta petani menjadi 40,83 juta petani pada Februari 2014.

"Dalam setahun terakhir, jumlah penduduk bekerja meningkat, kecuali sektor pertanian yang turun sebanyak 280 ribu orang," kata Kepala BPS Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Senin, 5 Mei 2014.

Menurut Suryamin, penurunan jumlah petani tersebut disebabkan peralihan profesi. Banyak di antara petani itu yang beralih menjadi pedagang kaki lima atau mengadu nasib di kota besar sebagai pengojek. "Mereka itu yang sebelumnya hanya menggarap lahan kurang dari setengah hektare," ujar dia.

Sementara itu, untuk sektor lainnya terjadi kenaikan penyerapan lapangan kerja. Pekerja pada industri pengolahan pada periode Februari 2013 tercatat sebanyak 15 juta orang dan bertambah menjadi 15,39 juta orang. Kemudian, konstruksi bertambah dari 6,97 juta orang menjadi 7,21 juta orang. "Pekerja di sektor perdagangan bertambah dari 25,36 juta orang menjadi 25,81 juta orang," kata Suryamin.

Adapun jika dipilah antara kegiatan kerja formal dan informal, pada Februari 2014 tercatat 47,5 juta orang (40,19 persen) bekerja pada kegiatan formal dan 70,7 juta orang (59,81 persen) bekerja pada kegiatan informal. "Persentase pekerja formal naik 0,53 poin dan pekerja informal turun 0,53 poin," kata dia.

sumber: TEMPO

kalau begini terus nantinya akan berpengaruh ga sama pertanian kita? lama2 ga ada petani dong?
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive