
Namun dia menyatakan, waktunya banyak tersita karena melayani dan mengabdi kepada masyarakat. Dia yakin kedua anaknya akan dipelihara oleh Tuhan.
Sehari-hari aktivitasnya sebagai wali kota yang sangat sibuk memang menyita waktunya untuk anak-anak dan keluarga. Bahkan saat libur sekalipun, Risma memilih lebih mementingkan urusan warganya daripada keluarga.
"Pernah waktu saya jalan dengan anak saya, terus hujan, saya tinggal lihat rumah pompa. Untung anak saya pengertian," kata wali kota perempuan pertama Surabaya ini pada suatu kesempatan.
Risma mengaku bersyukur kedua anak dan keluarganya memahami profesinya sebagai pejabat publik. Hal itu juga karena di lingkungan keluarga besarnya, sejak dini sudah ditanamkan nilai mementingkan kepentingan orang banyak daripada keluarga sendiri.
Aktivitas wali kota yang diusung PDI-P ini memang terbilang padat. Sejak keluar dari rumah pada pagi hari, baik itu kunjungan resmi maupun tidak resmi, dia selalu blusukan ke tengah warga untuk mendengar atau merespons keluhan mereka.
Aktivitas itu juga dilakukannya saat malam hari tanpa sepengetahuan pihak protokoler. Kata Risma, meski tidak maksimal menaruh perhatian kepada kedua anaknya, dia yakin, Tuhan akan memelihara dan memperhatikan anaknya.
"Karena saya yakin, apa yang saya lakukan ini baik, maka saya yakin Tuhan akan memelihara anak saya dengan baik," tuturnya, belum lama ini.

SUMBER


