SITUS BERITA TERBARU

Ratu PNS Dibunuh Keponakan, Gara-gara Duit Rp2 Juta

Saturday, March 29, 2014


METROPOLITAN � Pembunuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan Parungpanjang Ratu Heryani (50) yang jenazahnya ditemukan di Jalan Raya Serang KM 23, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, akhirnya terkuak. Pelaku ternyata berjumlah dua orang, satu di antaranya keponakan korban. Mereka adalah Heri (26) dan Nawawi (32) yang ditangkap di lokasi terpisah. Heri ditangkap di Cikande, Kabupaten Serang, sedangkan Nawawi yang tak lain keponakan korbandi tangkap di Subang, Jawa Barat. Keduanya diamankan Kamis (27/3) malam oleh petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polsek Balaraja.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Irfing Jaya mengatakan, pihaknya sedang mendalami motif pembunuhan yang dilakukan kedua pelaku. Termasuk peran dari masing-masing pelaku. Hanya saja, Irfing sedikit mengungkap kasus pembunuhan ini berkaitan dengan permasalahan uang.

Irfing menjelaskan, pelaku menghabisi korban lantaran permintaan sejumlah uang. Namun, korban menolak memberikan uang yang diminta sebesar Rp2 juta. Kesal permintaannya tidak dipenuhi, korban lalu dibunuh dengan cara dibekap di bagian mulut hingga lemas dan akhirnya meninggal dunia. �Sementara motifnya soal uang. Tapi masih kami dalami,� kata kapolres.

Kapolsek Balaraja Kompol Doddy Prawira menambahkan, penangkapan berawal dari informasi yang didapat dari para saksi. Dari delapan saksi yang dimintai keterangan, selanjutnya mengarah pada keponakan korban. Ditambah lagi dari informasi dalam rekaman CCTV yang menguatkan. Alhasil, keduanya akhirnya ditangkap dan saat ini sudah diamankan.

Informasi yang dihimpun, sebelum dibunuh Selasa (25/9), Ratu Heryani yang juga ketua Himpaudi Kecamatan Parungpanjang sempat meminta izin keluar kantor pukul 11:00 WIB untuk pergi ke rumah Camat Parungpanjang Ade Yana Mulyana dan menengok Retno, guru PAUD yang sedang dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Tangerang.

Kepergian korban yang diantar sopir pribadinya kembali pukul 15:30 WIB ke kantor kecamatan. Tak sampai di situ, dia juga memiliki agenda lain, yakni menengok guru PAUD lainnya yang baru saja melahirkan di Parungpanjang.

Korban kemudian menyuruh sopir pulang dengan mengendarai motor dan selanjutnya korban diantar keponakannya, Nawawi yang mengajak seorang temannya, Heri. Sedangkan korban tidak sendirian. Ia ditemani rekannya, Sumina. Usai menjenguk guru PAUD, sekitar pukul 18:00 WIB Sumina diantar pulang, sedangkan korban melanjutkan perjalanan dengan Nawawi dan Heri.

Di perjalanan, korban diduga dihabisi dalam mobil hingga akhirnya ditemukan tewas di Jalan Raya Serang KM 23,5, Balajara, Tangerang, Rabu (26/3) dinihari.

Seperti diberitakan, Ratu ditemukan tak bernyawa dalam sebuah mobil Daihatsu Terrios Hitam bernopol F 1589 JM. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sebagian pakaian terbuka. Beberapa barang berharga milik korban raib dibawa pelaku, termasuk kunci mobil.(aen/er/py)

Sumber: http://metropolitanonline.co/2014/03...-duit-rp2-juta
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive