"Saya titip kepada semua bupati, memberikan izin IUP agar berhati-hati," ujar menteri dengan ciri khas rambut ini dalam diskusi bersama aktivisi Salman ITB di rumah dinasnya, Senin 10 Maret 2014. Mantan aktivis Masjid Salman ini juga menjelaskan bahwa banyak investor asing yang melakukan kecurangan.
Menurutnya, pada awalnya investor mengatasnamakan nasionalisme negara, tetapi pada kenyataannya selama melakukan eksplorasi di dalam negeri, mereka justeru merugikan dan menggunakan cara yang tidak �fair�, yaitu mengambil aset dan kekayaan yang terkandung di dalam perut bumi Indonesia.
"Depannya saja, nasional belakangnya. Itu investor yang tidak melalui jalur yang benar," ungkap Hatta.
Besan Presiden SBY ini menambahkan investor asing harus mematuhi peraturan pertambangan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kontrak Karya (KK) dan Perjanjian Kontrak Penambangan Batubara (PKP2B). Karena di dalam dua aturan tersebut tertuang aturan pertambangan dalam negeri.
"Kita mendorong investor masuk Indonesia, tapi ada aturan yang ditaati. Mereka bisa masuk PKP2B atau Kontrak Karya," pungkas Hatta.(IA)
sumber
investor2 besar itu pasti ga bodoh lah, pasti dia investasi di sini karena melihat peluang yang besar, makanya kita jangan mau dibodoh2i, peraturan harus tegas! (yg ngejalanin juga harus tegas)


