
Sejak puluhan tahun ini orang Amerika dan Eropa merupakan investor utama di sektor teknologi Israel. Namun, pelan tapi pasti, peran mereka dalam mendanai perusahaan teknologi Israel mulai tergantikan. Setelah berbagai kunjungan dagang oleh tamu-tamu Timur Jauh selama beberapa tahu ini, perusahaan Israel mulai melihat lebih banyak kepentingan Cina yang masuk. Investor Cina mulai menggelontorkan uang mereka ke berbagai perusahaan teknologi Israel baik secara langsung maupun melalui firma investasi setempat.
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg baru-baru ini, ilmuwan kepala Kementerian Ekonomi Israel Avi Hasson mengaku bahwa kantornya sedang menjalin kerja sama dengan perusahaan Cina dalam puluhan proyek patungan tahun lalu. Tiga tahun lalu, sama sekali belum ada satupun perusahaan Cina yang masuk ke sektor teknologi Israel. Menurut IVC Online yang mengawasi investasi bidang teknologi di Israel, miliarder Hong Kong Li Ka-Shing yang pernah ikut memodali perusahaan apliasi navigasi Waze asal Israel sebelum akhirnya dibeli Google senilai US$1 miliar, kini merupakan investor asing paling aktif di negeri kecil itu melalui firma investasi Horizon Ventures.
"Kami melihat semakin banyak aktivitas Cina di ranah perusahaan teknologi tinggi Israel," kata Hasson. "Investasi dalam modal ventura oleh lembaga dan investor strategis Cina, investasi langsung pada perusahaan, dan juga akuisisi. Kami menyambutnya dengan tangan terbuka," kata pejabat yang baru saja kembali dari Hong Kong untuk menghadiri penandatanganan kesepakatan investasi Cina di sejumlah perusahaan Israel itu.
Menurut Harian Haaretz, model investasi Cina seringkali berbeda dibandingkan gaya Amerika atau Eropa yang sudah biasa disaksikan oleh orang Israel. Orang Cina tak selalu menanamkan investasinya di sebuah perusahaan secara langsung, meskipun mereka tetap menjadi sumber modal utama bagi perusahaan Israel. Mitra di perusahaan modal ventura sudah merasakan pergeseran gaya investasi itu. Sebanyak US$40 juta dari total US$270 juta dana investasi yang baru-baru ini berhasil diraup modal ventura Pitango datang dari Cina. Dalam hal ini, Pitango telah menghabiskan bertahun-tahun lewat upaya kerasnya untuk membangun hubungan dengan investor Cina untuk bisa merebut hati mereka. Tonggak kian mesranya hubungan Cina dan Israel dalam investasi teknologi adalah akuisisi yang dilakukan konglomerasi Fosun International Ltd. dari Shanghai terhadap perusahaan penyedia teknologi laser untuk kosmetik Alma Lasers senilai US$240 juta. Pekan depan, beberapa lembaga investasi swasta Cina akan mengumumkan investasi mereka di Israel. WBP Venture Partners akan mengumumkan penggalangan dana US$50 juta dan mulai berinvestasi pada kuartal ketiga tahun ini di perusahaan rintisan bidang internet dan teknologi Israel.
Perusahaan rintisan yang akan didanai harus sudah punya produk yang tersedia di pasaran dan juga tertarik untuk berekspansi ke pasar Cina. Bidang sains dan peralatan medis, teknologi hijau, telekomunikasi, peranti bergerak, dan media online merupakan target investasi utama. Setiap perusahaan bakal dijatah modal awal beberapa juta dolar. Investor Amerika dan Pemerintah Cina ikut menanamkan modal mereka di modal ventura WBP.
Namun, WBP tak hanya bakal menaruh uang mereka begitu saja. Mereka juga menjalin kerja sama dengan Zona Ekonomi Wujin di Kota Changzou , Provinsi Jiangsu, sebagai pusat teknologi yang sedang berkembang pesat di Cina, untuk membantu perusahaan rintisan itu membuka pasar di negara yang sangat menantang bagi perusahaan asing itu. WBP telah berpengalaman membantu perusahaan asing dari berbagai latar industri untuk menancapkan kuku di Cina. Sebelumnya, WBP dan PTL Group telah membantu perusahaan kimia Makhteshim Agan Industries dari Israel untuk membangun pabrik di Cina. "Selain memberikan bantuan modal untuk perusahaan, kami juga membawa mereka memulai bisnis di Cina dengan memberikan infrastruktur yang bisa membuka jalan menuju sukses," kata David Fuchs, salah satu mitra WBP.
Membuka akses ke pasar Cina merupakan strategi yang harus ditempuh perusahaan Israel ketika perekonomian Amerika dan Eropa masih berjalan lambat akibat dampak krisis finansial global yang membuat ekspor teknologi Israel juga menjadi lesu. Padahal, ekspor menopang sepertiga produk domestik bruto negara itu. Dengan populasi 1,4 miliar, pasar Cina empat kali lipat Amerika. Tahun lalu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga telah berkunjung ke Cina. Sedangkan, modal dari Cina juga diperlukan bagi perusahaan Israel setelah banya dana pensiun di Amerika memangkas aliran investasi ventura mereka ke Israel.
Han's Laser Technology dari Cina yang menjadi pemasok Apple Inc. tahun lalu membeli perusahaan Israel Nextec Technologies untuk pengembangan pasar peranti laser untuk pengukuran yang digunakan industri mobil dan pesawat terbang. Di luar dunia teknologi, Bright Food Group yang memproduksi makanan berbasis susu yang disokong oleh Pemerintah Provinsi Shanghai sedang menjalin kerja sama dengan Citigroup dalam rencana pembelian Tnuva Food Industries dari Israel.
Modal ventura Catalyst Cel yang merupakan perusahaan patungan ekuitas privat Israel Catalyst Fund yang dipimpin Edouard Cukierman bersama dengan BUMN China Everbright juga telah mengumumkan penggalangan dana US$100 juta Oktober lalu. Modal yang terkumpul itu akan diinvestasikan di berbagai perusahaan Israel. Catalyst Cel menargetkan bisa meraup modal US$200 juta dan bila memungkinkan sampai US$300 juta. Sejauh ini China Everbright telah menanamkan US$75 juta dan investor lain juga datang dari Eropa dan pasar berkembang lain.
Investasi yang ditawarkan Catalyst CEL terhitung sangat besar, mencapai US$20 juta untuk setiap perusahaan yang mempunyai omzet penjualan mencapai puluhan juta dolar. Kebalikan dari investor Cina, mereka tak membatasi pada perusahaan yang ingin mengembangkan bisnisnya di pasar Cina. Namun, perusahaan yang didanai dapat memperoleh peluang itu melalui koneksi dengan investor Cina. "Dana ini akan berinvestasi di perusahaan yang mempunyai inovasi dan potensi pertumbuhan internasional. Tak hanya di ranah teknologi saja namun juga di produk peralatan medis, teknologi pengolahan air, pertanian, dan material," kata Cukierman
SUmber
Mau bersaing ya hrs inovasi, inovasi ya hrs israel kira2 gt, demikian dengan perusahaan Amerika eropa lainnya, yg menginvestasikan riset mereka pd tmpt yg sama



