PIDIE - Seorang Warga yang bernama Fatimah (28) berasal dari Meunasah Crum, Kecamatan Padang Tiji, Pidie terpeleset di toilet meunasah Kota Sigli, dan tersungkur ke dalam selokan. Kejadian tersebut diperkirakan sekitar pukul 19.30 Wib, Jumat (16/5/2014). Pantauan acehonline.info, Evakusi tersebut membutuhkan waktu hampir tiga jam.
Fatimah yang terperosok ke dalam selokan toilet seukuran badannya. Perempuan malang itu nyaris tak bisa bergerak. Keberadaannya diketahui saat seorang warga hendak mengambil wudhu untuk shalat Isya. Kejadian yang ganjil itu langsung dilaporkan ke kepolisian setempat. Beberapa saat kemudian pemadam kebakaran, personil TNI/Polri dan dibantu oleh petugas PMI langsung menyelamatkan Fatimah.
Fatimah yang terperosok ke dalam selokan toilet seukuran badannya. Perempuan malang itu nyaris tak bisa bergerak. Keberadaannya diketahui saat seorang warga hendak mengambil wudhu untuk shalat Isya. Kejadian yang ganjil itu langsung dilaporkan ke kepolisian setempat. Beberapa saat kemudian pemadam kebakaran, personil TNI/Polri dan dibantu oleh petugas PMI langsung menyelamatkan Fatimah.
Butuh upaya keras untuk mengeluarkan Fatimah dari lubang itu. Layaknya sebuah drama, proses evakuasi wanita berkulit hitam manis dengan baju terusan berwarna terang bermotif bunga memakai jilbab merah, nyaris tiga jam lamanya, turut disaksikan ratusan warga Kota Sigli, yang digegerkan oleh kejadian itu. Baru kemudian sekitar pukul 22.15 WIB tubuh Fatimah yang sudah lemas itu berhasil dikeluarkan di selokan toilet dengan cara membobol dinding toilet.
Fatimah yang tak berdaya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tgk Chik Di Tiro Sigli. Petugas kesehatan memasang selang oksigen untuk menjaga kondisi gadis malang itu. Setibanya di rumah sakit, Fatimah dirawat intensif. Dokter memeriksa secara intensif kondisi Fatimah. Dia menderita luka di bagian pinggang kanan. Bibirnya juga terlihat membengkak. Kepada petugas medis, Fatimah menjelaskan identitasnya.(sumber)
Akibat ngelamun yang nggak2 nih kayaknya,,,,





