Sungguh malang nasib siswa SD kelas IV di Kampung Makasar, Jakarta Timur ini. Ia dikabarkan telah tewas setelah mendapat perlakuan kasar dari kakak kelasnya. Ia dianiaya hingga meregang nyawa di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Jakarta Timur.
Sebelumnya, siswa SD Negeri 09 Kampung Makasar, Jakarta Timur yang bernama Renggo Khadafi itu tak sengaja menyenggol makanan kakak kelasnya hingga terjatuh. Makanan tersebut diketahui berupa pisang goreng harga Rp. 1000,-. Renggo sudah meminta maaf dan mengganti makanan milik kakak kelasnya itu. Namun pada hari ini, Minggu (4/5/2014) saat jam istirahat berlangsung, kakak seniornya itu malah menghajar Renggo dengan sadis.
Menurut informasi yang didapatkan oleh Sicom, sempat kakak seniornya juga menyumpal mulut bocah umur 11 tahun itu dengan gagang sapu hingga membuat dirinya muntah darah. Selain itu pelaku yang berjumlah 3 orang itu pun memukuli Renggo hingga badannya lebam-lebam.
Sebelumnya, siswa SD Negeri 09 Kampung Makasar, Jakarta Timur yang bernama Renggo Khadafi itu tak sengaja menyenggol makanan kakak kelasnya hingga terjatuh. Makanan tersebut diketahui berupa pisang goreng harga Rp. 1000,-. Renggo sudah meminta maaf dan mengganti makanan milik kakak kelasnya itu. Namun pada hari ini, Minggu (4/5/2014) saat jam istirahat berlangsung, kakak seniornya itu malah menghajar Renggo dengan sadis.
Menurut informasi yang didapatkan oleh Sicom, sempat kakak seniornya juga menyumpal mulut bocah umur 11 tahun itu dengan gagang sapu hingga membuat dirinya muntah darah. Selain itu pelaku yang berjumlah 3 orang itu pun memukuli Renggo hingga badannya lebam-lebam.
Setelah dilarikan ke rumah sakit, Renggo dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya. Kabar duka tersebut membuat sang ayah shock dan pingsan.
�Sampai-sampai papinya Renggo pingsan di rumah karena Renggo meninggal dunia,� ujar Yessi, kakak kandung Renggo, Minggu (4/5).
Jenazar Renggo Khadafi telah dimakamkan di TPU Kampung Asem tak jauh dari rumah kediamannya di Kampung Baru 1 Halim RT 05/05, Jakarta Timur pada pukul 11.00 WIB.
Renggo dikenal sebagai sosok anak yang periang, ia sangat nurut dengan orang tuanya, bahkan jika saat ia ingin bermain keluar rumah, ia pun tak akan keluar rumah dan memilih bermain di rumah saja. Hal ini juga disampaikan oleh ibu angkat Renggo, Dewi Anggraeni.
�Kalau sudah tidak boleh main ya di rumah saja dia,� ujar Dewi.
Kasus pembunuhan dan penganiayaan ini kemudian ditangani oleh Unit Perlindungan Anak Polres Jakarta Timur lantaran para pelaku merupakan anak-anak di bawah umur.
sumber


