Calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Khofifah Indar Parawansa di rumahnya di Jalan Jemursari VIII/24 Surabaya, Jatim, hari ini. Di kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU ini Jokowi "berpidato" ringan di depan puluhan ibu-ibu pengajian.
Gubernur DKI Jakarta ini untuk kesekian kalinya menyinggung soal wajahnya. "Banyak yang menyampaikan Jokowi itu wajahnya ndeso. Saya gak ngerti kenapa dibilang wajah ndeso, perasaan saya, saya kayak Dude Herlino," ujar Jokowi disertai senyum tipisnya.
"Biarkan mau dibilang wajah ndeso atau apa, saya diberikan karunia oleh Allah seperi ini. Tetap saya syukuri," lanjut Jokowi membuka "ceramahnya" dengan berseloroh.
Jokowi lantas mengaku ia sudah bertemu dengan Khofifah sebanyak puluhan kali. Pada saat bertemu yang terakhir pekan lalu, ia menyampaikan kepada Khofifah bahwa sudah berteman lama dan minta dibantu.
"Dia bilang saya gak pernah diajak rapat. Besoknya saya undang rapat beliau menyanggupi, sekarang jadi juru bicaranya Jokowi," ungkap Jokowi yang disimak puluhan orang yang hadir.
"Terus kami diundang ke Surabaya baru Minggu kemarin, hari ini kita ke sini untuk silaturahmi dengan Bapak Ibu sekalian. Terutama dengan segenap umat NU di Jawa Timur," ujar mantan Wali Kota ini meneruskan.
Jokowi kemudian menceritakan kepada hadirin ihwal diberi mandat oleh PDIP sebagai capres tanpa dirinya mendorong untuk dijadikan capres. "Tidak pernah melobi-lobi untuk dicalonkan," tuturnya.
Sumber


Jokowi dan Rel Kereta Api

Jokowi membagi-bagi buku

Jokowi mengecek gorong-gorong

Jokowi mengecek permukiman warga miskin

Jokowi mengecek jalan

Jokowi membantu proyek MRT

Jokowi membantu tukang tambal ban

Jokowi menjawab pertanyaan warga Jakarta
Gubernur DKI Jakarta ini untuk kesekian kalinya menyinggung soal wajahnya. "Banyak yang menyampaikan Jokowi itu wajahnya ndeso. Saya gak ngerti kenapa dibilang wajah ndeso, perasaan saya, saya kayak Dude Herlino," ujar Jokowi disertai senyum tipisnya.
"Biarkan mau dibilang wajah ndeso atau apa, saya diberikan karunia oleh Allah seperi ini. Tetap saya syukuri," lanjut Jokowi membuka "ceramahnya" dengan berseloroh.
Jokowi lantas mengaku ia sudah bertemu dengan Khofifah sebanyak puluhan kali. Pada saat bertemu yang terakhir pekan lalu, ia menyampaikan kepada Khofifah bahwa sudah berteman lama dan minta dibantu.
"Dia bilang saya gak pernah diajak rapat. Besoknya saya undang rapat beliau menyanggupi, sekarang jadi juru bicaranya Jokowi," ungkap Jokowi yang disimak puluhan orang yang hadir.
"Terus kami diundang ke Surabaya baru Minggu kemarin, hari ini kita ke sini untuk silaturahmi dengan Bapak Ibu sekalian. Terutama dengan segenap umat NU di Jawa Timur," ujar mantan Wali Kota ini meneruskan.
Jokowi kemudian menceritakan kepada hadirin ihwal diberi mandat oleh PDIP sebagai capres tanpa dirinya mendorong untuk dijadikan capres. "Tidak pernah melobi-lobi untuk dicalonkan," tuturnya.
Sumber


Jokowi dan Rel Kereta Api

Jokowi membagi-bagi buku

Jokowi mengecek gorong-gorong

Jokowi mengecek permukiman warga miskin

Jokowi mengecek jalan

Jokowi membantu proyek MRT

Jokowi membantu tukang tambal ban

Jokowi menjawab pertanyaan warga Jakarta
Capres bersahaja, sederhana, sangat merakyat.

Jokowi For President. Rakyat bergerak tak bisa dikalahkan. Mari kawan kita dukung Jokowi.


Teman lihatlah begitu mulianya dan hebatnya jiwa pemimpin mas Joko ini. Ternyata kita masih punya pemimpin langka sepertinya. Dengarkan lagu sambil membaca tulisan ini.
Saya sangat terharu.





Di senja indah memerah
yang merona seperti pipimu ibu
Tak terbayang kupernah menaburkan mimpi
Ibu pun mendukung mimpiku harapan masa depan
dan kita sama-sama mengumbar kemesraan
Ah,
inilah cinta ibu kepada kita
serpihan mimpiku yang dipulihkan
mungkin sebagai kenangan yang luput dari ingatan
akan kinerja dan harapan
Peluk dan cium dari anakmu tersayang.

Sumpahku
Terlentang! Jatuh! Perih! Kesal!
Ibu Pertiwi
Engkau pegangan
Dalam perjalanan
Janji Pusaka dan Sakti
Tanah Tumpah darahku makmur dan suci
Hancur badan!
Tetap berjalan!
Jiwa besar dan suci
Membawa aku PADAMU!


