
"Saya tak mau mengeluarkan barang-barang eletronik saat berada di dalam taksi," kata Ariyanthi saat dihubungi, Ahad, 4 Mei 2014.
Menurutnya, sikap tersebut tak memberikan kesempatan bagi sopir untuk menimbulkan niat buruknya. Ia menyarankan alat komunikasi juga tersambung dengan hands-free agar tak perlu mengeluarkan telepon genggam saat menelepon.
Mencatat identitas sopir dan nomor lambung taksi juga menjadi hal utama yang harus dilakukan oleh penumpang. Ariyanthi mengatakan data tersebut juga sebaiknya langsung diberitahu ke orang terdekat. Tujuannya, agar ada orang lain yang mengetahui ia sedang menumpang sebuah taksi. "Harus ada orang lain yang mengetahui aktivitas terakhir kita saat di dalam taksi," ujarnya.
Sebelumnya, Ariana Henry, 29 tahun, dirampok saat perjalanan pulang dari Mal Central Park menuju rumahnya menggunakan taksi Express. Korban dirampok oleh supir taksi beserta komplotannya.
Pelaku bernama Sugeng Supriyanto merupakan sopir resmi dan sudah cukup lama menjadi sopir taksi perusahaan taksi tersebut. Bahkan, dia diketahui sudah berstatus residivis kasus serupa saat mulai bekerja.
SUMBER


