
Tatapan matanya sayu. Sekilas pria ini tampak seperti pria baik-baik. Namun jangan pernah menilai seseorang dari wajahnya. Wajah yang rupawan bisa saja menyimpan niat bejat. Adalah Shuhel Mahboob Ali, seorang paedofil yang berencana menghamili gadis 13 tahun dan akan memperkosa bayi yang dilahirkan gadis tersebut.
Ali adalah seorang laki-laki asal Inggris yang sengaja terbang ke Amerika untuk memuluskan niat jahatnya. Kepada seorang agen FBI yang menyamar, Ali menyampaikan niatannya untuk berhubungan seks dengan bayi perempuannya sendiri yang baru saja lahir.
Menurut penuturan Ali, skenario yang disusunnya adalah seperti ini: pertama, dia membawa gadis 13 tahun ke Inggris untuk dilatih secara seksual dan dipersiapkan untuk membangun keluarga. Ali akan berhubungan seksual dengan gadis kecil itu hingga si gadis hamil. Begitu bayi mereka lahir, Ali akan segera menyetubuhi darah dagingnya sendiri. Benar-benar niat yang bejat.
"Ketika Anda mulai dengan orang yang sangat, sangat, sangat muda, maka Anda dapat membuat mereka untuk percaya apa saja dan melakukan apa saja," ucap Ali, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (13/3/2014).
Pria 40 tahun itu mulanya membalas iklan online yang menawarkan gadis di bawah umur untuk keperluan seks pada tahun lalu. Padahal sebenarnya gadis yang ditawarkan hanyalah fiksi. Kepada ayah palsu yang namanya terpampang di iklan, Ali menyebut dirinya ingin tinggal bersama dan memiliki anak dengan gadis itu.
Ali tiba di Sanford, Florida, pada April lalu untuk bertemu agen yang sedang dalam penyamaran. Kala itu dia membawa koper yang antara lain berisi
kondom, kamera, dan laptop yang berisi pornografi anak. Ali lantas ditangkap di dekat Titusville oleh petugas Department of Homeland Security. Sejak itu dia ditahan di penjara AS.
Pekan lalu dia mengaku bersalah karena terlibat dalam kegiatan seksual dengan anak-anak. "Benar-benar tidak terbayangkan bahwa monster itu ada dan berjalan di tengah kita dengan tujuan menjadikan warga kita sebagai korban," ucap Sheriff Wayne Ivey.
Pakar psikologi klinis terkemuka dari AS, Dr James Cantor, memastikan paedofilia adalah penyakit. Dia mengungkapkan hal itu setelah mengamati hasil scan MRI pada otak sejumlah paedofil. Dari situ ia mengklaim bahwa paedofilia merupakan sebuah penyakit yang erat kaitannya dengan abnormalitas dalam 'white matter' otak.
Bahkan Dr James dapat mengatakan itu berarti ada penyimpangan, di mana respons otak dalam sistem respons seksual tertukar dengan sistem sifat orang tua atau orang dewasa yang cenderung mengasihi dan menyayangi anak-anak (nurturing system). Alih-alih memperlihatkan respons tipikal pria ketika melihat seorang anak, yang terjadi di dalam otak mereka adalah terpicunya sistem respons seksual. Semacam tertukar dengan respons nurturing system atau kecenderungan untuk mengasihi layaknya orang tua.
Kendati implikasi studi ini kurang jelas, Dr James tidak bisa mengatakan bila sistem otak yang tertukar bisa diperbaiki dengan operasi. Hanya saja dari risetnya itu ia bisa mengatakan bahwa tak ada pria yang bisa mengendalikan apa yang menjadi obyek ketertarikan seksualnya.
Terkait niatan Ali untuk melakukan hubungan seksual dengan anak kandungnya kelak, hal ini mengindikasikan incest. Padahal incest tak lepas dari bahaya kesehatan yang mengintai. Debra Lieberman dari University of Hawaii menuturkan pernikahan dengan saudara kandung atau saudara yang sangat dekat bisa meningkatkan secara drastis kemungkinan mendapatkan dua salinan gen yang merugikan, dibandingkan jika menikah dengan orang yang berasal dari luar keluarga.
Hal ini disebabkan masing-masing orang membawa salinan gen yang buruk dan tidak ada gen normal yang dapat menggantikannya, sehingga pasti ada beberapa masalah yang nantinya bisa menyebabkan anak memiliki waktu hidup pendek.
SUMBER
Tega Banget !!!! .,.. Dasar BAJINGAN tuh Pedogil





