
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menilai tindakan razia dan penangkapan para PMKS seperti manusia gerobak, pengemis dan lain sebagainya yang saat ini masih dilakukan, sudah tidak efektif lagi. Buktinya, meski sudah terjaring razia dan di kirim ke panti-panti sosial untuk dibina, tetap saja masih banyak pengemis dan manusia gerobak di Jakarta.
"Kita tarik ke panti. Tapi prakteknya tidak semudah itu. Tarik ini keluar lagi, tarik yang sana keluar lagi," ujarnya saat bertemu Mensos Salim Segaf Al Jufri di Kementerian Sosial (Kemensos), Kamis (20/3).
Menurutnya, yang menjadi akar permasalahan dari PMKS bukanlah pada penertiban dan perehabilitasian, melainkan pada menjamurnya kemiskinan. Untuk itu, Jokowi tidak hanya memulangkan para PMKS, tapi juga akan menggarap pendapatan orang tua yang mempekerjakan secara lepas anak-anak di bawah umur atau pada umur sekolah yang berada di jalanan serta memfasilitasi pemberdayaan sosial.
"Jadi nanti akan kita garap dan fasilitasi para orang tua itu. Karena pada dasarnya masalah tersebut berasal dari kemiskinan. Tidak menyelesaikan masalah apabila tidak dituntaskan dari akar permasalahannya," jelasnya.
Ia melanjutkan, untuk manusia gerobak yang biasanya bekerja sebagai pemulung, Pemprov DKI akan memulangkan mereka dan diberikan modal untuk memulai usaha di daerah asal mereka. Dana itu bisa diambil dari APBD DKI Jakarta.
Meski demikian, ia juga meminta Kementerian Sosial membantu dengan membenahi masalah kesejahteraan di daerah. Sebab jika hal itu tidak dilakukan maka akan tetap ada warga daerah yang datang ke Jakarta untuk menjadi pengemis dan manusia gerobak.
"Penanganan manusia gerobak, kami bagi-bagi anggaranlah. Di DKI berapa dari Kemensos berapa. Akan selesaikan bersama tentu juga dengan daerah di mana mereka berasal. Saya sampaikan DKI siap. Tapi itu kalau dipulangkan saja tidak akan selesaikan masalah kalau yang di daerah tidak dibenahi," jelasnya.
Jokowi juga optimis jika masyarakat dan pemerintah setempat bekerjasama dalam menuntaskan masalah ini, akan terselesaikan dalam jangka waktu tiga empat bulan ke depan.[bay]
Rekomendasi Untuk Anda
Jeda ISL, Persebaya Pemusatan Latihan di Bali Jeda ISL, Persebaya Pemusatan Latihan di Bali
Nasib Juara Vettel Ada di Tangan Renault Nasib Juara Vettel Ada di Tangan Renault



