Bengkulu - Pemilu 2014 kian dekat. Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bengkulu bersiap. Bukan meminta pegawainya mencoblos atau memantau pencoblosan, melainkan menerima caleg yang depresi karena gagal jadi wakil rakyat.
Wakil Direktur RSJ Bengkulu dr Sugiarto Djaja mengatakan 300 kamar yang disiapkan terdiri dari kelas I hingga kelas III. Ada juga kamar VIP, yang tarifnya jelas lebih mahal.
"Pada pemilu lalu, ada 15 caleg gagal yang dirawat di sini," jelas Sugiarto di kantornya, Jalan Bhakti Husada Lingkar Barat Kota Bengkulu, Jumat (21/3/2014).
Dikatakan Sugiarto, sebagian caleg yang masuk RSJ didiagnosa mengalami guncangan jiwa hingga depresi berat. Mereka tak kuat menahan malu dan stres karena kehilangan banyak uang.
Wakil Direktur RSJ Bengkulu dr Sugiarto Djaja mengatakan 300 kamar yang disiapkan terdiri dari kelas I hingga kelas III. Ada juga kamar VIP, yang tarifnya jelas lebih mahal.
"Pada pemilu lalu, ada 15 caleg gagal yang dirawat di sini," jelas Sugiarto di kantornya, Jalan Bhakti Husada Lingkar Barat Kota Bengkulu, Jumat (21/3/2014).
Dikatakan Sugiarto, sebagian caleg yang masuk RSJ didiagnosa mengalami guncangan jiwa hingga depresi berat. Mereka tak kuat menahan malu dan stres karena kehilangan banyak uang.
"(Para caleg stres) Dirawat sekitar 2 bulan, lalu dibawa keluarganya," ungkap Sugiarto.
Tarif kamar dan pengobatan di kelas bangsal dipatok Rp 90 ribu per hari. Sedangkan kamar VIP jelas lebih mahal, yakni Rp 270 ribu.
Sumber
Kek nye nih RS musti siapin quota kamar yang banyak untuk masing2 parpol, khususnya PD, Golkar dan PKS





