Kisruh Golkar, Kader Ramai-Ramai Tinggalkan Ical?

Jakarta: Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan, mengklaim puluhan pendukung Aburizal Bakrie siap berbalik arah. Menurut Leo, pengurus Golkar kubu Aburizal yang siap merapat ke kubu Agung antara lain Airlangga Hartarto, Mahyudin, dan Erwin Aksa.
"Puluhan datang ke Pak Agung, melapor siap masuk," kata Leo di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2015. Sesuai putusan Mahkamah Partai yang mengakui Agung sebagai Ketua Umum, Leo menyatakan pihaknya siap mengakomodasi pendukung Aburizal.
Leo pun sudah mengirim surat ke Aburizal meminta nama-nama kader yang akan dimasukkan dalam struktur kepengurusan sejak tiga hari lalu. Namun, hingga sekarang belum ada jawaban. Padahal, Senin, 16 Maret 2015 nanti kubu Agung siap mendaftarkan kepengurusannya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. "Kami tetap mengambil kader yang sudah lapor ke Pak Agung," ujar Leo.

Jakarta: Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan, mengklaim puluhan pendukung Aburizal Bakrie siap berbalik arah. Menurut Leo, pengurus Golkar kubu Aburizal yang siap merapat ke kubu Agung antara lain Airlangga Hartarto, Mahyudin, dan Erwin Aksa.
"Puluhan datang ke Pak Agung, melapor siap masuk," kata Leo di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2015. Sesuai putusan Mahkamah Partai yang mengakui Agung sebagai Ketua Umum, Leo menyatakan pihaknya siap mengakomodasi pendukung Aburizal.
Leo pun sudah mengirim surat ke Aburizal meminta nama-nama kader yang akan dimasukkan dalam struktur kepengurusan sejak tiga hari lalu. Namun, hingga sekarang belum ada jawaban. Padahal, Senin, 16 Maret 2015 nanti kubu Agung siap mendaftarkan kepengurusannya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. "Kami tetap mengambil kader yang sudah lapor ke Pak Agung," ujar Leo.
Sayangnya, Leo enggan membocorkan Airlangga, Mahyudin, maupun Erwin mendapat jatah posisi apa di kepengurusan. "Bukan domain saya menjawab karena itu hak prerogatif Ketua Umum," ujarnya.
Airlangga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar kubu Ical, panggilan akrab Aburizal. Sedangkan Erwin menjabat Wakil Sekretaris Jenderal. Adapun Mahyudin tak duduk di struktur kepengurusan. Namun, Mahyudin mendapat jatah sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Selain ketiganya, Leo mengaku Golkar kubu Agung juga memberi peluang bagi Bendahara Umum Golkar kubu Aburizal, Setya Novanto, untuk bergabung dengan Agung. Menurut dia, Agung dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu merupakan teman dekat. Saat Agung menjabat Ketua Umum Kosgoro, sayap organisasi Golkar, Novanto sebagai bendaharanya. "Kami punya hubungan historis, kami tidak bisa menafikkan hubungan itu."
Karena itu, kubu Agung memberi tugas Novanto untuk memuluskan pergantian ketua dan pengurus fraksi Golkar di DPR. "Kalau dilaksanakan dengan baik, dia aman, tapi kalau tidak ya lihat saja," ujar Leo.
SUMBER......
Kasihan banget ya Ical, kekuatannya udah berkurang dan sudah banyak loyalisnya yang meninggalkannya!!!!
Dikutip dari: http://adf.ly/1AB1r4


