
Kurangnya sosialisasi mengenai jenis obat yang ditanggung oleh pemerintah bagi masyarakat yang berobat dengan menggunakan fasilitas layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, membuat masyarakat kebingungan.
Misalnya saja Wartini (45). Warga Rawabadak, Koja, Jakarta Utara ini mengaku kebingungan dan sempat panik mengetahui ada jenis obat yang dibutuhkannya namun tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
"Saya kurang tahu obat apa saja yang harus dibayar, mana yang gratis. Tahu-tahu dapat pemberitahuan obat ini tidak ditanggung BPJS. Saya kan kaget, untung obatnya murah. Coba kalau mahal, uang dari mana untuk menebusnya?" keluh Wartini kepada reporter Infonitas.com di apotek RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/3/2015).
Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada pihak Humas RSUD Koja terkait keluhan Wartini mengenai jenis-jenis obat yang ditanggung dan tidak ditanggung oleh BPJS belum mendapatkan jawaban.
Sumber: Infonitas.com
nah loh... masa bertanya sma rumput yg bergoyang
Dikutip dari: http://adf.ly/1AG0Gt


