
INILAHCOM, Jakarta - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta diprediksi mampu menyaingi elektabilitas calon presiden PDIP Joko Widodo.
"Hingga saat ini, Jokowi masih mendapat dukungan terbesar dibanding yang lain, namun dalam satu bulan terakhir, selisih dukungan antara Jokowi dengan pesaing terkuat Prabowo semakin mengecil," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya di Cikini Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014).
Dia menambahkan, figur wakil presiden berpengaruh terhadap elektabilitas keduanya. Namun hingga saat ini tampak bahwa calon presiden masih menjadi faktor kunci meraup dukungan.
Sumber: http://nasional.inilah..com/read/det...a-salip-jokowi
Saya setuju dengan artikel di atas. Munculnya Prabowo Hatta sebagai pasangan koalisi dalam Pilpres 2014 akan memberikan persaingan yang kuat terhadap Jokowi dan pasangannya dan bukan tidak mungkin bisa menyalip Jokowi. Persaingan dalam Pilpres 2014 akan mejadi semakin ketat
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa Jokowi memiliki dukungan yang sangat besar dalam Pilpres di tahun ini dibandingkan Capres yang lain. Tetapi dengan adanya Hatta yang menurut saya memiliki dukungan terbesar sebagai Cawapres bisa mendongkrak suara Prabowo dan menjadikan pasangan ini menang di Pilpres 2014.
Mungkin apabila kita berandai-andai sedikit, bagaimana jika Jokowi berpasangan dengan Prabowo? Ya, entah Jokowi yang menjadi Capres ataupun Prabowo yang menjadi Capres, mungkin pasangan tersebut akan mendapatkan kemenangan mutlak karena dua nama tersebut memang sangat digadang-gadangkan pada Pilpres 2014 ini.
Atau mungkin apabila kita berandai-andai kembali, bagaimana jika Jokowi berpasangan dengan Hatta? Ya, kalo menurut saya tergantung dari siapa yang menjadi wakil dari Prabowo. Apabila yang menjadi wakilnya tidak bisa mendongkrak suara Prabowo ya otomatis Jokowi dan Hatta lah yang maju sebagai pemenang.
Tetapi dengan melihat koalisi Prabowo dengan Hatta ini, Pilpres 2014 akan semakin menarik. Tinggal menunggu siapa yang akan menjadi Cawapres dari Jokowi dan bagaimana koalisi dari ARB yang juga merupakan Capres dari Partai Golkar.
Kita tunggu kelanjutannya bersama-sama.


