"Gubernur cuti. Mulai tanggal 18 (mei), waktu pendaftaran, sampai nanti ditetapkan oleh KPU. Mungkin sampai selesai satu putaran atau dua putaran nanti," kata Ahok.
Hal ini disampaikannya di Balai Kota, DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/5). Ahok melanjutkan, komando kekuasaan untuk memimpin DKI akan berada di tangannya pada tanggal ketika Jokowi resmi cuti panjang. "Bukan rencana lagi dong, sudah pasti dong," ujarnya.
Walau belum mengetahui jangka waktu yang akan diajukan Jokowi ke Kemendagri, Ahok menambahkan durasi cuti itu akan lama. Menurutnya itu perlu dilakukan agar Jokowi bisa fokus mengurusi pencapresan. "Itu lama juga loh, jadi memang enggak boleh stop nyambung gitu (jadwal cutinya)," kata dia.
Sebelumnya Ahok membenarkan SKPD di jajaran pemprov mulai mengirimkan surat ke dirinya, tanpa mengirimkan tembusan ke Jokowi. Salah satu yang sudah melakukannya yakni Dinas PU, melalui surat pengajuan pendampingan BPKP serta Inspektorat DKI dalam pelaksanaan megaproyek Jakarta Emergency Dredging Initiatives (JEDI).
Surat yang diteken Kadis PU Manggas Rudy Siahaan itu bertanggal 7 April 2014. Yang tertera di daftar tembusan hanya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Plt Sekda, Asisten Sekda bidang Pembangunan, Kepala Biro Sarana Dan Prasarana DKI, Wakil Kadis PU, Sekretaris Kadis PU,dan Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PU.
Mengenai pengalihan wewenang ini, Ahok tak secara blak-blakan menjawabnya. "Kamu tanya saja ke dinas PU-nya kenapa suratnya seperti itu. Biasanya itu kalau mereka mau cepat langsung kasih ke saya. sama, saya juga lapor ke pak Gubernur. Gitu saja sih," jelas Ahok.
sumber:
http://news.detik.com/read/2014/05/0...utaran-pilpres[/size]
kalo ada masalah ama jakarta, sementara ini langsung ke ko ahok ya

dilanjut sodara sodara



