Pemimpin kelompok militan Nigeria, Boko Haram, mengancam akan menjual 223 pelajar perempuan yang diculik kelompoknya ke sebuah pasar. Ratusan siswi itu diculik dari wilayah timur Nigeria pada April 2014 lalu.
Seperti yang dilansir Reuters, Selasa (6/5/2014) dini hari, kelompok militan ini menyerbu sebuah sekolah menengah yang para muridnya adalah perempuan. Sekolah itu terletak di desa Chibok, Borno, pada 14 April 2014 lalu.
Penculikan terjadi ketika ratusan siswi itu tengah menjalani ujian. Para militan mengangkut siswi-siswi itu menggunakan truk-truk dan menghilang di daerah terpencil sepanjang perbatasan Nigeria dengan Kamerun.
"Aku menculik gadis Anda dan aku akan menjualnya di pasar, demi Allah," ujar Boko dalam sebuah video.
Seperti yang dilansir Reuters, Selasa (6/5/2014) dini hari, kelompok militan ini menyerbu sebuah sekolah menengah yang para muridnya adalah perempuan. Sekolah itu terletak di desa Chibok, Borno, pada 14 April 2014 lalu.
Penculikan terjadi ketika ratusan siswi itu tengah menjalani ujian. Para militan mengangkut siswi-siswi itu menggunakan truk-truk dan menghilang di daerah terpencil sepanjang perbatasan Nigeria dengan Kamerun.
"Aku menculik gadis Anda dan aku akan menjualnya di pasar, demi Allah," ujar Boko dalam sebuah video.
Dari video itu, Boko tampak tertawa dan berdiri di depan sebuah kendaraan lapos baja dengan dua anggotanya di sisi kiri dan kanan. Dua anggotanya itu mengenakan penutup wajah dan memegang senjata laras panjang AK-47.
"Allah telah memerintahkan saya untuk menjualnya. Mereka adalah milik-Nya, dan saya akan melaksanakan instruksi itu," katanya.
Sementara itu, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan berjanji kepada rakyatnya untuk membebaskan pelajar-pelajar sekolah tersebut dan menuturkan dirinya telah meminta bantuan pemerintah Amerika Serikat. Namun nasib ratusan anak-anak perempuan itu masih belum diketahui.
sumber
seenak udel nya aja emang nya itu anak nya sendiri apa.
emang gak pake otak seakan2 seisi dunia milik mereka sendiri


