Perilaku Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) ibarat orang yang lupa diri. Pengakuan itu diungkapkan mantan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturrahman (Karfat) saat menanggapi penangkapan RY oleh penyidik KPK beberapa saat kemarin. Ia tak heran dengan penangkapan itu.
"Perilaku selalu berorientasi pada pemenuhan hidup mewah. Dan itu sudah saya lihat sejak kami masih berduet. Semua ingin mendukungnya hingga akhirnya berkoalisi bersamanya," terang Karfat.
"Perilaku selalu berorientasi pada pemenuhan hidup mewah. Dan itu sudah saya lihat sejak kami masih berduet. Semua ingin mendukungnya hingga akhirnya berkoalisi bersamanya," terang Karfat.
Politisi PDIP yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Bupati Bogor periode 2008-2013 tersebut mengakuui, RY kerap meninggalkan dirinya dalam hal mengatur upeti.
Saat penyidik KPK menciduknya lantaran terjerat kasus suap pengaturan Rancangan Umum Tata Ruang (RUTR), Karfat mengaku ini akibat orientasi hidup mewah RY.
Sumber
Oalah....



