Merdeka.com - Dukungan Ketua PBNU Said Aqil Siradj kepada calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto menuai kritik. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tak sepakat atas dukungan itu.
"Secara umum ketua umum PBNU boleh condong ke mana saja. Yang tidak boleh diulang-ulang dukungannya (pernyataan tersebut)," kata Cak Imin di kantor NULion Tower, Jl. Gajah Mada No. 7, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).
Cak Imin mengungkapkan dirinya tidak melarang dukungan secara pribadi kepada calon presiden tertentu. Apalagi NU menyatakan tidak ikut dalam politik praktis. "Secara pribadi boleh. Tapi jangan diulang-ulang itu yang bahaya," tegas dia.
"Secara umum ketua umum PBNU boleh condong ke mana saja. Yang tidak boleh diulang-ulang dukungannya (pernyataan tersebut)," kata Cak Imin di kantor NULion Tower, Jl. Gajah Mada No. 7, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).
Cak Imin mengungkapkan dirinya tidak melarang dukungan secara pribadi kepada calon presiden tertentu. Apalagi NU menyatakan tidak ikut dalam politik praktis. "Secara pribadi boleh. Tapi jangan diulang-ulang itu yang bahaya," tegas dia.
Kemarin, di Masjid Kubah Emas Depok, Jawa Barat, Said Aqil kembali menegaskan jika dirinya secara pribadi mendukung Prabowo sebagai capres. "Warga NU bebas memilih siapa saja sebagai capres, tapi saya secara pribadi mendukung Prabowo," kata Said Aqil.
Said mengatakan, sosok Prabowo mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat sepenuhnya. Berdaulat bukan hanya geografis tapi juga ekonomi, politik, dan budaya.
"Kita juga harus berdaulat secara ekonomi, politik dan juga budaya, bukan hanya secara geografis saja. Jangan sampai bangsa Indonesia dikangkangi oleh para investor," ujar dia.
sumber: http://www.merdeka.com/politik/cak-i...sa-bahaya.html
Ada yang mau ngulang-ngulang lagi pernyataan Ketua PBNU ?


