REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya tengah menghitung terlebih dahulu (anggaran) menyangkut rencana presiden terpilih, Joko Widodo yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan demikian tidak serta merta ketika Jokowi dilantik maka harga BBM naik.
PDIP meminta memberi ruang fiskal yang sempit ketika SBY memberikan pidato di DPR lalu. Pasalnya, jika memberikan ruang fiskal yang lebar maka setidaknya akan memiliki alternatif (beberapa) program kerakyatan yang disampaikan Jokowi-JK.
"Mudah-mudahan masih ada sisa waktu untuk pembahasan RAPBN ini, awal 2015 juga ada waktu untuk perubahan APBN, disamping mungkin ada efisiensi pergeseran-pergeseran program," katanya.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/na...l-kenaikan-bbm
TS :
wkwkwkwkw... makin parah aja hipokritnya partai ini... kalau SBY harus secepatnya menaikkan. tapi saat sby kekeuh enggak mau dan harus dipemerintah selanjutnya, eh ngomongnya harus hitung-hitungan dengan cermat dulu....
jadi SBY enggak boleh hitung-hitungan... kalo PDIP boleh hitung-hitungan....
sama aja bilang, SBY naikin harga BBM dong biar gw tetep dipandang pro rakyat.





Dikutip dari: http://adf.ly/rYz1E


