Ribuan siswa SMA Negeri 6 Makassar, mengamuk dan membakar sekolah mereka, di Jalan Ir Sutami, Tamalanrea, Kamis (6/2/2014).
Menurut informasi yang dihimpun Tribun, aksi anarkistis tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan siswa terhadap kepala sekolah (kepsek).
Pasalnya, kepsek tidak kunjung merenovasi sekolah. Padahal, banyak bangunan kelas dan fasilitas sekolah yang rusak berat.
Ribuan siswa tersebut, merusak fasilitas sekolah dan menghancurkan kaca 27 ruang kelas di dalam sekolah tersebut. Mereka juga membakar ban bekas di tengah lapangan basket sekolah tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun Tribun, aksi anarkistis tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan siswa terhadap kepala sekolah (kepsek).
Pasalnya, kepsek tidak kunjung merenovasi sekolah. Padahal, banyak bangunan kelas dan fasilitas sekolah yang rusak berat.
Ribuan siswa tersebut, merusak fasilitas sekolah dan menghancurkan kaca 27 ruang kelas di dalam sekolah tersebut. Mereka juga membakar ban bekas di tengah lapangan basket sekolah tersebut.
Namun, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Hasanuddin, menampik hal tersebut.
"Bukan, peristiwa itu berawal dari adanya status di Twitter yang beredar ke sesama siswa, mengenai undangan masuk perguruan tinggi yang tak pernah disampaikan kepada mereka," tuturnya.
Menurutnya, informas itersebut dinilai siswa sebagai bagian ketidakperdulian sekolah terhadap nasib siswa.
"Itulah yang menjadi pemicu kemarahan siswa terhadap sekolah, yang berujung pada pembakaran 27 ruang kelas di sekolah itu," tandasnya.
SUMBER
Sekolah buat tempat belajar malah dibakar



