
"Banyak pengungsi mengeluh bosan makan dengan menu itu-itu saja," kata Eddy Patinama, koordinator posko pengungsi Kampung Pulo di kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Senin, 3 Februari 2014.
Keluhan semacam itu, menurut Eddy, wajar karena pengungsi sudah terlalu lama tinggal dan praktis tidak dapat beraktivitas normal. "Mulai masuk Minggu kedua, sudah banyak pengungsi yang bilang bosan dengan menu makanan bantuan," ujarnya. Memang, kata dia, selain mi instan, ransum makanan yang datang dari donatur ataupun pemerintah menunya sederhana. "Ya, paling tempe, sayur. Kalau daging, jarang."
Eddy pun terpaksa bersikap tegas menghadapi pengungsi yang menolak makan makanan bantuan. "Saya bilang, 'Ya sudah, kalau tidak mau tidak apa-apa, beli saja sendiri.'" Namun karena para pengungsi tidak membawa banyak uang, akhirnya mereka terpaksa makan makanan bantuan. "Saya juga bilang kalau menolak, nanti tidak dapat bantuan sampai banjir beres." Dengan sikap tegas itu, pengungsi pun menurut dan mau memakan makanan bantuan.
Sumber


