
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menyatakan sebanyak lima unit bus tingkat pariwisata keliling Jakarta atau City Tour Bus siap melayani wisatawan maupun warga mulai hari Senin(24/2).
"Mulai pukul 09.00 WIB hari ini, bus tingkat pariwisata resmi beroperasi untuk umum. Artinya wisatawan maupun warga boleh naik. Operasionalnya dimulai dari Monas Barat Daya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budhiman di Jakarta, Senin.
Menurut Arie Budhiman, dalam waktu tiga bulan pertama, pihaknya tidak akan memberlakukan sistem tiket, sehingga warga atau wisatawan yang ingin mencobanya cukup menunggu di halte-halte yang dilewati bus tingkat tersebut dan tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis.
"Nantinya, setelah tiga bulan, kita akan pakai sistem tiket. Jadi, yang mau naik harus memiliki tiket. Warga bisa memperoleh tiket-tiket gratis itu di sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta," ujar Arie.
Meskipun gratis, dia menuturkan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi berkala secara keseluruhan, baik dari operasional bus maupun ketertiban para penumpang.
"Kita lihat apakah penumpangnya bisa tertib dan menjaga kebersihan atau tidak. Kemudian, kita juga lihat kondisi bus-bus itu kedepannya. Ini yang akan terus kita evaluasi. Intinya, tidak semua yang gratis itu baik," tutur Arie.
Dia mengungkapkan terdapat empat petugas yang ditempatkan di setiap bus tingkat dalam satu kali perjalanan, yaitu sopir, pemandu wisata, kondektur on board dan polisi pariwisata.
"Untuk polisi pariwisata, kita bekerja sama dengan Polda Metro Jaya. Sedangkan, pemandu wisata berasal dari Himpunan Pariwisata Indonesia dan Komunitas Historia," ungkap Arie.
Dia pun menambahkan pihaknya terus mengupayakan agar bus-bus tingkat tersebut dikemudikan oleh pramudi perempuan, meskipun sebetulnya sampai dengan saat ini pramudinya masih didominasi oleh laki-laki.
"Karena menurut kami, perempuan lebih teliti, sabar dan berhati-hati ketika mengemudikan kendaraan. Selain itu, kita ingin menciptakan kesan ramah, apalagi ini bus pariwisata, sekaligus juga tampil beda," tambah Arie. | ANT/JOY-016
sumber: http://asatunews.com/berita-21111-bu...ntuk-umum.html


