Liputan6.com, Jakarta : Aksi penyekapan terhadap karyawan terjadi di Jakarta. Kali ini dialami 2 karyawan Restoran Dimsum Festival Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Kedua karyawan dimsum itu bernama Hamdan dan Supriyono alias Black. 2 Karyawan itu disekap oleh pelanggannya yang diduga seorang pengusaha asal Lampung berinisial P.
Kabid Humas Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, 2 karyawan disekap P di rumahnya daerah Cibubur, Villa Puri Sriwedari Blok O Nomor 25 Cibubur, Cimanggis, Depok, pada Rabu 19 Februari 2014. Kini pelaku berinisial P telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.
"Kejadian saat P makan dimsum di restoran tersebut. Di sana ia memesan makanan seperti biasa lantaran ia memang menjadi pelanggan di sana. Dia (P) tidak suka dengan suasananya, pas akan pulang, dia menyuruh tukang parkir restoran bernama Black ikut ke mobil. Dan dibawa ke rumahnya di Depok," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/2/2014).
Setibanya di Depok, Black diperintah P untuk menelepon karyawan lainnya agar menyusulnya ke Depok. "Setelah itu, karyawan bernama Hamdan datang ke Depok dan disekap tidak boleh keluar," ungkap dia.
Dalam penyekapan itu, 2 karyawan itu diancam dengan pistol oleh P, bahkan sempat mengeluarkan tembakan sebanyak 2 kali agar Black dan Hamdan tidak melawan. Namun saat P lengah, Hamdan melarikan diri sekitar pukul 23.00 WIB dan melapor ke Mapolda Metro Jaya.
"Akhirnya tadi pagi pukul 09.00 WIB, kami berhasil diamankan P dan membebaskan Black," papar Rikwanto.
P tidak melakukan perlawanan saat diringkus polisi. Saat mengamankan P, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni 1 senjata api jenis pistol berikut 150 butir amunisi dan 2 magasin tempat penyimpanan senjata. Polisi juga menemukan ganja kering, dan paket kecil diduga sabu
Sumber: http://news.liputan6.com/read/832742...iancam-pistol/
Liputan6.com, Jakarta : Aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya mengamankan pengusaha asal Lampung, Herdi M Piter yang menyekap 2 pegawai dimsum yakni Supriyono alias Black dan Hamdan Ali. Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan senjata api dan narkotika.
"TKP ada senpi pistol amunisi 150 butir, magasin, tempat box penyimpanan senjata. Ganja kering, bong isap, paket kecil diduga paket sabu. Ini dibawa diperiksa namun belum bisa, kita tunggu kondisi (Herdi) sadar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/2/2014).
Diketahui, Supriyono alias Black dan Hamdan Ali disekap tidak boleh keluar dengan ditodongkan sebuah senjata. Bahkan Herdi M Piter sempat melepaskan 2 kali tembakan.
Selanjutnya, untuk temuan senjata api pihak kepolisian akan terus menyelidiki. Terkait merek dari senjata api tersebut. "Untuk senpi masih diselidiki jenis dan merek terdaftar di mana. Namun sementara sewaktu diamankan, P belum bisa menunjukan senpi," lanjut Rikwanto.
Terkait motifnya, Rikwanto mengatakan pihaknya saat ini masih menggali keterangan saksi-saksi. Namun, dikatakan Rikwanto dari keterangan sementara bahwa
"Motif masih digali. Namun kesaksian, ingin menunjukkan saja kalau dia pelanggan. Dan tempat duduknya tidak boleh ada siapa-siapa," lanjut Rikwanto. (Han/Sss)
Sumber: http://news.liputan6.com/read/832827...ang-ditelusuri
Komen ; Makin banyak Koboi tolol di Jakarta!
Langsung cek gugel nama tersangkanya (jaman skrg gak pake inisial ye) .....

wwuuiiihhhh..... yg ada gambar Hummer itu bukan?


