Peserta konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Gita Wirjawan. Pasca mundur dari kursi kabinet SBY, kian diterpa isu miring mengenai sejumlah kasus yang dikaitkan dengan perusahaannya Ancora Group.
Gita melalui perusahaannya disebut-sebut turut menikmati hasil pencucian uang secara berjamaah dalam kasus korupsi dana talangan Bank Century yang menyebabkan kerugian negara hampir Rp.6,7 Triliun.
Hingga kini, keterlibatan Gita Wirjawan masih misterius, Meski ia telah berkali-kali menepis dugaan tersebut. Padahal dalam temuan timwas century 2013 lalu, menemukan adanya reksadana fiktif PT Antaboga Delta Sekuritas yang mengalir ke PT Graha Nusa Utama dan kemudian diakuisisi PT Ancora Capital milik Gita Wirjawan sejak tahun 2010.
Dugaan keterlibatan Gita Wirjawan dan kelompoknya ini yaitu pasca bergulirnya skandal Bank Century 2010 lalu saat PT Ancora Capital mengakuisisi sekitar 55 persen saham PT Graha Nusa Utama (GNU) yang sebenarnya Perusahaan tersebut hanya dijadikan lahan pencucian uang.
Gita melalui perusahaannya disebut-sebut turut menikmati hasil pencucian uang secara berjamaah dalam kasus korupsi dana talangan Bank Century yang menyebabkan kerugian negara hampir Rp.6,7 Triliun.
Hingga kini, keterlibatan Gita Wirjawan masih misterius, Meski ia telah berkali-kali menepis dugaan tersebut. Padahal dalam temuan timwas century 2013 lalu, menemukan adanya reksadana fiktif PT Antaboga Delta Sekuritas yang mengalir ke PT Graha Nusa Utama dan kemudian diakuisisi PT Ancora Capital milik Gita Wirjawan sejak tahun 2010.
Dugaan keterlibatan Gita Wirjawan dan kelompoknya ini yaitu pasca bergulirnya skandal Bank Century 2010 lalu saat PT Ancora Capital mengakuisisi sekitar 55 persen saham PT Graha Nusa Utama (GNU) yang sebenarnya Perusahaan tersebut hanya dijadikan lahan pencucian uang.
Menyikapi hal itu, Direktur Masyarakat Lawan Koruptor (Malak), Am.Soeganda saat di Jakarta Kamis (20/02) mengatakan bahwa data Perusahaan Gita Wirjawan memiliki keterlibatan dalam kasus century sudah jelas. �Dari data yang kami kumpulkan sejak tahun 2010 lalu, PT GNU yang diakuisisi Perusahaan milik Gita Wirjawan adalah perusahaan bodong milik Robert Tantular (RT), Robert dan kroninya sengaja membentuk perusahaan ini sebagai lahan money loundry� Ujar Ganda di Jakarta
Dia juga menyebut bahwa mereka juga terlibat dalam kasus pembelian Tanah milik Yayasan Fatmawati dan 44 tanah kavling palsu di Gading Village sebagaimana uang itu dari hasil pencucian uang kasus Century.
Meski Gita Wirjawan sudah membantah keterlibatannya dalam kasus century dihadapan Timwas pada 20 Maret 2013 tahun lalu, namun Masyarakat Lawan Koruptor meminta agar KPK segera menyelidiki keterlibatan Gita Wirjawan dan kelompoknya.
�Ini bukan persoalan mempolitisir kasus ini sehingga Gita Wirjawan terjegal dalam konvensi Capres , tetapi hari ini, kita bicarakan persoalan uang rakyat, penegak hukum jangan cepat menyimpulkan kasus ini tanpa memperdulikan komando RI 1 , perlu pendalaman sehingga yang ikut menikmati dapat mempertanggung jawabkan dihadapan hukum�imbuhnya
Kami mendukung mantan ketua BKPM dan Menteri Perdagangan RI ini mengikuti konvensi Capres Partai Demokrat yang iklannya tampil dimana-mana. �Dia (Gita-red) sudah berkali-kali menjelaskan bahwa ia tidak terlibat kasus century, bahkan dia juga membantah tidak banyak terlibat dalam Perusahaan Ancora Group selama berada di pemerintahan SBY, kami sangat apresiasi itu. Namun, soal keterlibatan atau tidak bukan dia yang menentukan tetapi kejelian penegak hukum�tutup ganda

Sumber : DELIKNEWS.COM


