"Tidak bisa dipungkiri ada begitu banyak mutiara terpendam yang belum digali di berbagai daerah untuk didik menjadi pemain sepak bola," kata Irman Gusman di sela peluncuran buku Indra Syafri 'Menolak Menyerah', di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Ahad (2/2).
Menurut dia, Timnas U-19 yang diasuh Indra Sjafri ini adalah hasil pencarian bakat yang dilakukannya dengan berkeliling ke berbagai pelosok Tanah Air.
"Dengan caranya itu Indra telah berhasil membuktikan, bahwa bangsa Indoneisa ternyata mempunyai bakat-bakat besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola yang terdapat di daerah-daerah," katanya.
Ia mengatakan, pada 27 Oktober 2013, dua pekan setelah Timnas U-19 berhasil mengalahkan Korea Selatan, dirinya sengaja mengundang Indra Sjafri untuk makan siang di kediamannya untuk mengetahui rahasia apa dibalik sukses besar Garuda Muda U-19.
"Ada dua kesimpulan yang didapat dari cerita pengalaman pelatih Indra. Pertama, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, kaya dengan sumber daya alam dalam sumber daya manusia, termasuk bibit-bibit pemain sepakbola," katanya.
http://www.republika.co.id/berita/se...n-indra-sjafri


