Jakarta, Menit.tv: Pergantian beberapa pejabat termasuk Kadis Kebersihan ada cerita yang belum terkonfirmasi, kongkalikong, penumpukan sampah, Jokowi bingung dan politikus serta pengusaha.
Dalam seminggu terakhir Ahok mengamuk mengenai persoalan anggaran pengadaan 200 truk sampah pada APBD 2014. Diduga ada mafia yang main soal pengelolaan sampah di DKI Jakarta.
Ahok yang didorong para politisi Gerindra menilai akan mengusut mafia sampah, mulai dari tonase serta rit truk sampah yang menuju Bantargebang.
Sumber di dinas kebersihan menyebutkan siap diperiksa dan akan selalu akuntable."Kita akuntable, baik cctv, pencatatan dan lain-lain, bahkan kita mencoret anggaran iklan Tv Rp5 Milyar,"kata sumber tersebut.
"
Jokowi yang lihai dan terlihat mengayomi semua pihak baik Unu Nurdin selalu Kepala Dinas Kebersihan maupun Gerindra yang ngotot bongkar mafia sampah. Jokowi menempatkan Unu Nurdin sebagai tim khusus Gubernur untuk percepatan pembangunan, sedangkan usulan Ahok yang ingin Wakil Dinas Kebersihan menjadi Kepala Dinas Kebersihan direalisasikannya.
Selain itu Bantargebang yang menjadi tudingan ini bisa ngambek dengan menolak pembuangan sampah DKI Jakarta."Kalau tersinggung Rony bisa marah, Jakarta bisa numpuk sampahnya, emang mau,"kata seorang mantan pejabat Dinas Kebersihan.
menit
Ternyata mafia itu...................
Ternyata alasan pencopotan itu..................
Ternyata emang ada titipan















