
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Narkotika Nasional (BNN) 2015. Rakornas tersebut bertema "Gerakan Nasional Penanganan Ancaman Narkoba Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045".
"Masalah narkoba ini sudah sangat darurat sekali. Seluruh gubernur, bupati dan wali kota, kita harus satu garis, satu kata yakni tegas perangi narkoba! Jangan ada toleransi sekecil apapun," kata Presiden saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakornas BNN 2015, di Jakarta, Rabu (4/2).
Dia menyatakan, seluruh pihak memang harus bekerja sama untuk memberantas dan memerangi narkoba. Jokowi mengungkap data kalau 50 orang meninggal dunia setiap hari karena narkoba.
"Kalikan setahun, jumlahnya mencapai 18.000 orang meninggal," ujarnya.
Dia mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada kepala negara yang warganya di eksekusi mati beberapa waktu lalu. Jokowi mengungkapkan pada kepala negara tersebut data dan fakta soal darurat narkoba secara gamblang.
"Ini juga saya sampaikan kepada kepala negara saat eksekusi mati. Minta untuk pengampunan. Saya jawab kepada presiden dan perdana menteri yang bertanya kepada saya, supaya beliau tahu bahwa setiap hari meninggal 50 orang karena narkoba," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Dia menuturkan bahwa tidak sedikit penyalahguna narkoba yang kini direhabilitasi. Saat ini ada sekitar 4,2 juta orang yang direhabilitasi narkoba. Jokowi menambahkan, tahanan di lembaga-lembaga pemasyarakatan pun juga dipenuhi oleh tahanan narkoba.
"Cek yang dipenjara, 70 persen tahanan narkotika. Inilah yang harus kita sikapi secara serius dan tegas. Jangan ada toleransi lagi untuk masalah ini," ujarnya.
Presiden kembali menegaskan bahwa terpidana mati narkoba dipastikan akan dieksekusi. Jokowi juga mengungkap tak akan memberi ampunan pada terpidana narkoba.
"Saya sampaikan tidak ada pengampunan untuk urusan narkoba. Kalau kita berikan pengampunan rugi besar," katanya.
SUMBER
MANTAB!!! PRESIDEN JOKOWI MEMANG PRESIDEN YANG TEGAS DAN PEMBERANI
Dikutip dari: http://adf.ly/yIWyk


