SITUS BERITA TERBARU

Begal Motor di Jalur Pantura Ditembak Mati

Friday, February 27, 2015
KBR, Cirebon - Polisi Cirebon, Jawa Barat, menembak mati seorang pelaku pembegalan, Is (20 tahun) warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, yang biasa beraksi di jalur Pantura.

Is terpaksa ditembak tim khusus antibandit Satuan Reskrim Polres Cirebon karena berupaya melawan dan merebut senjata petugas. Pelaku ditangkap saat tengah berada di kediamannya di Krangkeng, Rabu (25/2).

Saat diminta menunjukkan tempat kejadian perkara di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Is mencoba melawan dengan merebut senjata petugas. Dinilai membahayakan keselamatan petugas dan tak menghiraukan tembakan peringatan, pelaku akhirnya ditembak petugas hingga roboh.

Is sempat coba diselamatkan petugas dengan dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan nyawa Is tak tertolong. Jenazah pun dibawa ke RSUD Arjawinangun.

Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Jarot Sungkowo meyakinkan, penembakan terhadap pelaku terpaksa dilakukan karena dinilai membahayakan. Pelaku berusaha melawan, meski telah diberi peringatan.

"Pelaku mencoba merebut senjata petugas ini sangat berbahaya. Padahal, anggota kami telah memberi tembakan peringatan tiga kali ke udara," ujar Jarot, Kamis (26/2).

Is sendiri diduga telah melakukan aksinya 25 kali dengan sasaran utama kaum perempuan yang berkendara dengan sepeda motor di tempat sepi. Aksinya dilakukan dengan cara memepet calon korban terlebih dulu, sebelum kemudian membacoknya sampai terjatuh.

"Saat korban sudah jatuh, pelaku mengambil kendaraannya dan membawa kabur," imbuhnya.

Sementara itu, seorang warga Jati Barang Kabupaten Indramayu, Maman (35 tahun) menyebutkan, di Indramayu, jalur lalu lintas Krangkeng sendiri dikenal rawan aksi pembegalan. Sayangnya, sampai saat ini aparat kepolisian setempat belum optimal memperlihatkan tajinya dalam memberantas aksi yang meresahkan tersebut.

"Saya beberapa hari sekali ke Cirebon untuk urusan pekerjaan. Saat pulang, saya tak berani kalau harus sampai sore karena jalanan lebih rawan di waktu itu, terutama di jalur Krangkeng," katanya.

Selain itu, begal yang biasa beraksi di Krangkeng juga sering beraksi di Jalur Karangampel-Jatibarang hingga Cirebon. Dia pun berharap kepolisian bertindak tegas memberantas begal untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat. (Frans C. Mokalu)

SUMBER 

masih 20 tahun dah sengak banget, bagus lah modar di jedor

Link: http://adf.ly/14O7Ln
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive