Temuan kasus HIV/AIDS di Kota Yogyakarta semakin mencemaskan. Dari 677 kasus, sebanyak 256 kasus diderita oleh masyarakat usia produktif (20-29 tahun). Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Yogyakarta memperkirakan mereka terjangkit virus sekitar lima tahun lalu.
�Artinya orang tersebut terkena virus saat berusia 14 atau 15 tahun,� kata Sekretaris KPA Kota Yogyakarta F. Kaswanto di Yogyakarta, Rabu (16/4) dikutip ANTARA.
Menurut dia, data kumulatif sejak 2004�2013, sebagian besar penderita HIV/AIDS di Kota Yogyakarta disebabkan perilaku seks bebas atau berisiko mencapai 62 persen.
�Artinya orang tersebut terkena virus saat berusia 14 atau 15 tahun,� kata Sekretaris KPA Kota Yogyakarta F. Kaswanto di Yogyakarta, Rabu (16/4) dikutip ANTARA.
Menurut dia, data kumulatif sejak 2004�2013, sebagian besar penderita HIV/AIDS di Kota Yogyakarta disebabkan perilaku seks bebas atau berisiko mencapai 62 persen.
Kaswanto mengatakan, akan sosialisasi lebih intensif ke sekolah-sekolah, termasuk kerja sama dengan guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru Biologi untuk menyisipkan materi pendidikan seks.
Selain itu ke organisasi pemuda seperti Karang Taruna dan ibu rumah tangga. �Ibu rumah tangga termasuk kelompok yang rentan tertular. Mungkin saja mereka tertular dari suami yang melakukan seks bebas,� katanya.
Jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun di Yogyakarta memang meningkat. Pada 2012, misalnya, kasus HIV/AIDS sebanyak 566 kasus, terdiri atas 377 kasus HIV dan 189 kasus AIDS.
Kementerian Kesehatan melansir data kumulatif sepanjang 2013 penderita HIV sebanyak 2.179 orang dan AIDS sebanyak 916 orang.
sumber: http://goo.gl/88h9De
emang jaman edan????


