Jakarta - Setelah Presiden Joko Widodo mengusulkan nama baru calon Kapolri yakni Komjen Badrodin Haiti, terjadi perdebatan di KIH. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri belum setuju pilihan ini, bahkan saat Komjen Budi Gunawan disodorkan sebagai Wakapolri, Teuku Umar belum juga merestui.
Menurut sumber yang juga senior Partai NasDem, hal tersebut sempat dibahas di pertemuan terakhir Surya Paloh dengan Presiden Jokowi sebelum keputusan itu diambil. Jokowi telah mendapatkan persetujuan dari Surya Paloh untuk mengajukan Komjen Badrodin Haiti jadi calon Kapolri baru. Kabarnya ada opsi 'pengamannya' yakni Komjen Budi Gunawan jadi Wakapolri.
Namun konon opsi itu tak diterima oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga Jokowi masih menggantung dengan menyebut akan ada posisi penting untuk Komjen Budi Gunawan.
"Saya memutuskan Saudara Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan untuk terus memberikan kontribusi terbaik untuk Kepolisian Republik Indonesia untuk makin profesional bekerja untuk rakyat. Kontribusi ini dapat dilakukan dalam posisi dan jabatan apa pun yang nanti diamanahkan kepadanya," kata Jokowi memaparkan poin kedua pidatonya setelah mengajukan nama baru calon Kapolri yakni Komjen Badrodin Haiti, dalam konferensi pers di Istana Negara, Rabu.
Kabarnya sampai kini posisi Wakapolri untuk Budi Gunawan benar-benar masih simpang siur lantaran belum adanya kesepakatan tersebut. Calon Kapolri Komjen Badrodin Haiti sendiri mengaku belum memikirkan apakah Komjen Budi Gunawan bakal jadi Wakapolri.
"Saya belum memikirkan itu (BG jadi Wakapolri). Kita baru ingin menyelesaikan proses-proses antara Polri dan KPK," kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2015).
Badrodin mengatakan, untuk menentukan siapa yang akan menjadi Wakapolri, menunggu hingga jabatan itu kosong. Untuk diketahui, jabatan Wakapolri saat ini masih dipegang oleh Badrodin Haiti. "Kalau itu kan nunggu nanti kalau sudah ada jabatan kosong. Sekarang kan jabatannya masih penuh," katanya.
Lalu akankah Komjen Budi Gunawan bakal diangkat jadi Wakapolri? Hal tersebut memang masih misterius, namun Komjen Budi Gunawan sudah legowo dengan keputusan Presiden Jokowi.
"Saya dapat amanah dari Pak Budi Gunawan untuk menyampaikan, keputusan yang diambil Presiden, klien kami menghormatinya dan legowo terhadap putusan yang diberikan padanya untuk mengusulkan kembali Badrodin Haiti," kata ketua tim kuasa hukum BG, Eggy Sudjana, di Mabes Polri, Rabu (18/2).
sengaja kalo udah copas
tuh jgn pada ribut2 lagi lah.. tunggu restu presiden indonesia megawati.
heran kok pada kaitkan dgn Jokowi??? emang jokowi siapa? presiden? .. lucu nih orang2 nyalahin jokowi ..
kita tunggu saja keputusan Presiden Indonesia saat ini megawati.
ok?
http://news.detik.com/read/2015/02/2...-direstui-mega
Dikutip dari: http://adf.ly/13M1RZ


