Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana meluncurkan 1.000 bus gratis untuk di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Total anggaran untuk membeli 1.000 unit bus mencapai Rp 1,4 triliun.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, bantuan 1.000 moda bus untuk seluruh provinsi di Indonesia untuk mendukung implementasi program Bus Rapid Transit (BRT).
"Tahun ini, kami akan memberikan 1.000 bus gratis kepada 33 provinsi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia," ujarnya di Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (28/1).
Kementerian Perhubungan mengeluarkan Provinsi DKI Jakarta dalam daftar penerima bantuan bus. Alasannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menolak bantuan itu.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, bantuan 1.000 moda bus untuk seluruh provinsi di Indonesia untuk mendukung implementasi program Bus Rapid Transit (BRT).
"Tahun ini, kami akan memberikan 1.000 bus gratis kepada 33 provinsi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia," ujarnya di Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (28/1).
Kementerian Perhubungan mengeluarkan Provinsi DKI Jakarta dalam daftar penerima bantuan bus. Alasannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menolak bantuan itu.
"DKI minta dikeluarkan dari bantuan. Dia hanya minta panduan apa yang dilakukan," jelas dia.
Mantan Dirut PT KAI ini menuturkan, Ahok memilih untuk pengadaan sendiri bus untuk program BRT, Trans Jakarta. Jonan mengatakan, Ahok menyampaikan langsung penolakan bantuan itu kepada dirinya. "Saya sudah bicara dengan Gubernur DKI," ungkapnya.
Pemerintah memiliki program pengembangan BRT di seluruh provinsi hingga 2019. Kemenhub akan memberi bantuan bus sebanyak 3.000 unit hingga 5 tahun ke depan.
"5 tahun ke depan pengadaan 3.000 unit ke 33 Provinsi. DKI nyatakan tidak perlu (dibantu)," ucapnya.
sumber
padahal enak gratis
Dikutip dari: http://adf.ly/zukz3


