Metrotvnews.com, Jakarta: Jokowi Lovers atawa Jokowers, sebutan buat kelompok pencinta Joko Widodo, menyerang balik para "pembenci" calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu. Jokowers menuding, justru para pembenci Jokowi alias Jokowi Haters-lah sebagai pasukan nasi bungkus (panasbung).
"Pada 21-22 April 2014, kami melakukan riset dengan mengambil sampel 300 akun yang tidak memihak Jokowi tetapi masuk ke Jokowi Lovers, seperti Grup Jokowers, Jokowers Indonesia, Relawan Jokowi Presiden, dan Jokowi Presidenku," kata anggota Jokowers, Dadan Hamdani, dalam konferensi pers di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).
"Pada 21-22 April 2014, kami melakukan riset dengan mengambil sampel 300 akun yang tidak memihak Jokowi tetapi masuk ke Jokowi Lovers, seperti Grup Jokowers, Jokowers Indonesia, Relawan Jokowi Presiden, dan Jokowi Presidenku," kata anggota Jokowers, Dadan Hamdani, dalam konferensi pers di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).
Hasilnya, menurut aktivis Cyber Media itu, dua pertiga dari 300 akun itu punya kecenderungan alamat Internet Protokol (IP) yang terkonsentrasi. Ia menemukan sekitar tujuh hingga sembilan induk IP. "Itu artinya, pelaku Jokowi Haters justru terkonsentrasi," terang Dadan.
Menurut Dadan, riset yang Jokowers lakukan amat sederhana. Mereka menelusuri jejak IP tiap akun dan menemukan keseragaman IP di banyak akun Jokowi Haters. Dadan meyakini semua akun itu adalah pendukung capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Partai Keadilan Sejahtera. "Kami yakini sebagai Prabowers dan PeKaeSers," terang Dadan.
Dadan menuding, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon melakukan pembohongan publik dengan melempar isu Panasbung. "Akun pembela Prabowo yang justru memasuki ruang dan kanal Panasbung," tegas Dadan.
--------
SUMBER
Wkakakakk Telat ente Dan, Para Panastak memang kaga demikian juga yo??


