
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengimbau para kadernya tidak menyertakan anak-anak dalam kampanye terbuka yang akan diadakan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/4/2014).
Hal itu dikatakan oleh Ketua DPD partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wahid kepada wartawan di hotel Ciputra Semarang, Rabu (2/4/2014) malam.
"Kami sudah imbau kepada seluruh DPC yang ada di Jawa Tengah hingga ke PAC agar tidak membawa anak dalam kampanye," kata Wahid.
Wahid menuturkan, pihaknya akan menempel imbauan di sekitar arena kampanye agar tidak melibatkan anak-anak. Menurutnya, partai Gereindra juga melarang keras kepada calon anggota legislatif melakukan politik uang dalam kegiatan kampanye maupun proses pemilu lainnya.
"Kami akan tempel imbuan jangan libatkan anak di sekitar arena kampanye," tuturnya.
Wahid menuturkan, kampanye di Semarang merupakan rapat umum terbuka yang akan digelar oleh partai Gerindra. Ia memperkirakan puluhan ribu kader dan simpatisan partai Gerindra akan memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang.
"Kami perkirakan besok ada 70.000 - 75.000 orang kader maupun simpatisan Gerindra di Simpang Lima," tuturnya.
Wahid mengatakan, 75.000 kader dan simpatisan Gerindra yang akan memenuhi Lapangan Simpang Lima itu berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Menurutnya dari kota Semarang sudah dipastikan akan hadir akan hadir 26.000 orang, Kendal 5.000 orang, Batang 5.000 orang.
"Dari Demak 10 ribu orang, Jepara 10 ribu orang dan kudus 11 ribu orang," tuturnya.
Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2...dalam-kampanye
Setuju!!


