Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Banjir Bandang Cianjur, 27 Rumah Rusak dan 2 Terseret

Monday, April 28, 2014
Banjir Bandang Cianjur, 27 Rumah Rusak dan 2 Terseret



Endang dan Jaenudin hanya bisa pasrah. Rumah mereka yang berada di bantaran Sungai Cidadap di Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hilang terseret banjir bandang bersamaan turunnya hujan deras, akhir pekan lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, bencana banjir bandang di wilayah itu terjadi Jumat, 25 April 2014, sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa itu merupakan bencana susulan pascapergerakan tanah dan tanah longsor yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak, beberapa bulan silam. (Baca juga: Korban Longsor Cianjur Masih Mengungsi)

"Setidaknya ada 27 rumah rusak akibat bencana susulan banjir bandang di Desa Cigunungherang. Sebanyak 13 rumah di antaranya rusak berat dan dua rumah terseret arus. Sejumlah sepeda motor dan ternak warga juga ikut hilang," kata Juna, tokoh pemuda Cikalongkulon, Senin, 28 April 2014.

Menurut Juna, tanah longsor dan pergerakan tanah di Desa Mekarmulya beberapa waktu lalu mengakibatkan terbendungnya Sungai Cidadap sehingga membentuk cekungan mirip danau. Juna berharap agar segera ada bantuan dari pemerintah. Sebab, warga setempat mulai cemas dengan kondisi saat ini.

Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ahyad Supardi, mengatakan meluapnya Sungai Cidadap bermula dari tertutupnya aliran air setelah terjadi tanah longsor dan pergerakan tanah beberapa waktu lalu. Tingginya intensitas curah hujan membuat gundukan tanah yang menyumbat aliran sungai tak kuat menahan debit air. "Akibatnya tumpukan tanah jebol sehingga mengakibatkan air meluap. Ada dua rumah yang terseret banjir bandang," kata Ahyad.

SUMBER
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive