Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Perkuat Rupiah, Bank Indonesia Gelontorkan Rp 1,5 Triliun

Sunday, December 21, 2014
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat membuat Bank Indonesia (BI) turun tangan untuk intervensi. Dalam langkah intervensinya BI telah mengeluarkan Rp 1,5 triliun untuk membeli obligasi demi menggelontorkan valuta asing ke pasar.

"BI melihat pelemahan dalam beberapa hari terakhir ini terlalu berlebihan. Makanya kita intervensi lebih banyak dan (dolar) sudah kembali ke sekitar Rp 12.600," ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Selasa (16/12).

Salah satu upaya intervensi BI adalah di pasar Surat Berharga Negara (SBN) atau surat utang pemerintah. Menurut Perry, BI melakukan pembelian SBN cukup besar dalam dua hari terakhir. Menurut Perry, pembelian SBN sampai Rp 1,5 triliun dalam satu hari merupakan hal yang besar.

"Kita kemarin beli banyak, Rp 1,5 triliun dalam satu hari. Hari ini, dari pagi tadi kita beli hampir Rp 200 miliar tapi sudah tidak ada lagi obligasi di pasar," kata Perry.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menilai intervensi dari BI cukup menenangkan tekanan terhadap rupiah. Dia menilai hasil intervensi itu mampu membuat rupiah sedikit menguat hari ini. "Karena BI beli (intervensi), jadi hari ini stabil," katanya.

Namun Robert menilai pemerintah belum perlu melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi meskipun dananya telah disiapkan. "Kita monitor dulu pasar SBN, kita belum perlu melakukan buyback. Sekarang sudah stabil," imbuhnya.

Kementerian Keuangan kata Robert, juga telah melakukan komunikasi dengan bank-bank besar selaku pemegang Surat Berharga Negara (SBN). Sejauh ini, bank-bank tersebut belum melepas SBN yang mereka miliki. "Kita juga telepon bank-bank besar seperti JP Morgan, Standard Chartered, Citibank. Tidak ada yang lepas SBN. Jadi saya happy," kata Robert.
sumber
Bi efek strong

Dikutip dari: http://adf.ly/vRTgS
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive