Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Menteri Siap Lawan Amerika Serikat

Monday, December 15, 2014
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menunjukkan sikap komitmennya dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Susi pun tidak takut jika harus berperang dengan Amerika Serikat jika kapal negara tersebut memasuki perairan Indonesia. Kapal negara itu masuk dan mencuri ikan harus dilibas karena telah menginjak-injak kedaulatan bangsa Indonesia.

Susi pun sudah koordinasi dengan TNI Angkatan Laut untuk mengerahkan kapal perangnya di kawasan Arafuru untuk mengatasi pencurian ikan oleh kapal asing.

Bukan main-main, Susi mengerahkan tujuh kapal perang untuk beroperasi di perairan yang sering menjadi tempat pencurian oleh kapal asing itu. Laut Arafuru sangat kaya akan ikan sehingga kapal asing dengan seenaknya masuk perairan Indonesia.

Dan diduga, adanya oknum yang terlibat dalam melindungi kapal asing itu karena hanya setoran dari kapal asing.

Sekarang ini, Menteri Susi maupun pihak terkait akan ketat dan tegas dengan siapa saja yang terlibat dalam pencurian ikan.

Sumber: http://indonesiana.tempo.co/read/273...merika-serikat


Susi: Jangankan Cina, Amerika pun Kita Lawan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan Indonesia harus tegas memberantas maling-maling ikan. Ia menilai, hal ini bukan urusan hubungan bilateral antar negara. Tapi urusan Indonesia dengan pelaku pencuri yang maling ikan di laut Indonesia. (Jokowi Ancam Pencuri Ikan, Ini Respons Thailand)

"Jadi kita harus berani. Jangankan Cina, Thailand sama Amerika sekali pun, kalau mereka maling ya harus kita lawan," kata Susi di hadapan para nelayan budi daya dan nelayan tangkap di Desa Sigam, Kotabaru, seperti dilaporkan kantor berita Antara, Senin, 15 Desember 2014. (Ryamizard: Pencurian Ikan Puluhan Tahun Didiemin)

Susi mentargetkan beberapa tahun ke depan Indonesia akan terbebas dari penjarahan ikan oleh kapal asing yang selama ini mengeruk kekayaan laut nasional. "Karena itu perlu tindakan tegas untuk menangkap mereka tanpa harus takut dengan negara asal mereka," Susi menambahkan. (Susi Giatkan Pengadilan Perikanan, tapi Begini Faktanya)

Ia menjelaskan selama ini banyak kapal asing masuk Indonesia, bertahun-tahun mengeruk kekayaan di dalamnya. "Ini yang harus diberantas." (JK: Tembak Langsung Kapal Pencuri Ikan!)

Susi menjelaskan dampak nyata dari sikap tegas yang dilakukan dengan menangkap dan menenggelamkan kapal asing. Dari hari ke hari jumlah mereka terus berkurang. Di perairan Natuna misalnya, dari 1.200 kapal asing yang selama ini leluasa mengeruk ikan Indonesia, kini tinggal 138 kapal saja yang terpantau. (Amerika Dukung Menteri Susi Tenggelamkan Kapal)

Susi menyebut berbagai modus yang dilakukan kapal asing besar (di atas 200 GT). Mereka berasal dari Cina dan Thailand, tapi memakai nama dan bendera Indonesia untuk mengelabui.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan berkoordinasi dengan TNI dan Polri memburu mereka. Alhamdulillah dari hari ke hari mereka bisa diusir dan ditangkap, bahkan tadi pagi saya mendapat sms dari panglima laut telah menangkap lagi kapal asing di Natuna," ujarnya. (Ini Modus Mafia Pencurian Ikan di Natuna)

sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/1...pun-Kita-Lawan


mantap gan



Dikutip dari: http://adf.ly/vGqoM
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive