Sumber
JAKARTA - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menjawab gamblang ihwal Kebhinekaan Indonesia. Jokowi hanya mejelaskan ruang lingkup setingkat kelurahan untuk menjelaskan soal kebhinekaan.
"Bhineka keberagaman kita sudah final, sebetulnya kami tidak mau mengungkit karena sudah final. Sehingga saat ingin mengangkat Lurah Susan yang sudah seleksi terbuka, kompetensi bagus dan lain-lain sudah dilalui, kemudian ada protes karena mayoritas agama berbeda dengan agama yang dianut (Lurah Susan)," jelas Jokowi dalam debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014).
JAKARTA - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menjawab gamblang ihwal Kebhinekaan Indonesia. Jokowi hanya mejelaskan ruang lingkup setingkat kelurahan untuk menjelaskan soal kebhinekaan.
"Bhineka keberagaman kita sudah final, sebetulnya kami tidak mau mengungkit karena sudah final. Sehingga saat ingin mengangkat Lurah Susan yang sudah seleksi terbuka, kompetensi bagus dan lain-lain sudah dilalui, kemudian ada protes karena mayoritas agama berbeda dengan agama yang dianut (Lurah Susan)," jelas Jokowi dalam debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014).
"Bahwa keputusan itu final dan tidak diganggu gugat. Sehingga saya tidak ingin membicarakan hal itu lagi yang penting dilaksanakan," lanjutnya dengan raut wajah bingung.
Sementara JK, mengatakan semua agama, suku adalah satu dan dia yakin akan melaksanakan kebhinekaan. "Kita bicara pelaksanaan banyak negeri ini saling membunuh karena perbedaan agama dan suku, alhamdulilah saya telah berhasil di Poso dan Ambon. Kami tak hanya bicara kami datang dengan keyakinan dan persatuan," tuntas JK.
Begitu di ingetin tentang AHOK oleh Prabowo langsung memble
Lenteng Agung vs Jakarta



