Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Gubernur Sulawesi Selatan Minta Pendirian PTS Dibatasi

Sunday, June 8, 2014


Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mulai mengkritik hadirnya kampus-kampus yang banyak beroperasi namun lokasinya kebanyakan berada di rumah toko (ruko).

"Orang saat ini berlomba membuat universitas ataupun lembaga pendidikan. Hal ini dianggap sudah sebagai satu industri yang menguntungkan. Namun kualitasnya tidak diperhatikan," ujar Syahrul saat menerima pengurus Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IX Sulawesi di ruang kerjanya, Kamis, 5 Juni 2014.

Syahrul juga menyoroti "kampus ruko" yang tidak tersentuh pemahaman nasionalisme. Contohnya, para mahasiswa jarang diperdengarkan lagu-lagu kebangsaaan. "Tidak masalah kalau lokasinya memakai ruko, namun lulusannya harus memiliki kualitas dan jangan menjadikan pendidikan sebagai sebuah industri, yang akibatnya pendidikan karakter menjadi tertinggal," kata Syahrul.


Gubernur dua periode itu meminta Kopertis dapat mengambil tindakan tegas terhadap kampus yang mengabaikan kualitas. "Setidaknya harus ada strategi khusus sebagai bentuk pengendalian. Hal kecil harus diperhatikan, sehingga kualitas dari lulusan perguruan tinggi baik dan bisa bersaing," ucapnya.

Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Andi Niartiningsih, mengatakan saat ini Direktorat Pendidikan Tinggi sedang berupaya mencari solusi dengan menjalankan program Perguruan Tinggi Swasta Sehat. Indikasi perguruan tinggi swasta yang sehat, kata dia, antara lain perguruan tinggi tersebut sudah terakreditasi.

Andi mengatakan kampus yang baru buka masih diizinkan menggunakan ruko dengan sistem sewa. "Tetapi selanjutnya mereka harus membangun tempat sendiri," katanya.

Saat ini di Sulawesi Selatan terdapat 354 perguruan tinggi swasta dengan 1.166 program studi dan akreditasi A, B, dan C.

sumber: TEMPO

memang banyak sekarang orang berusaha membuat perguruan tinggi mereka sendiri untuk mendapatkan sdm yang berkualitas bagi perusahaan masing2, namun banyak juga yang menjadikan ini sebagai ladang bisnis, itu yang berbahaya
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive