![[imagetag]](http://statik.tempo.co/data/2013/12/04/id_243599/243599_620.jpg)
Yusril mengatakan dirinya sudah diberi tanggung jawab oleh PBB untuk mencalonkan diri menjadi sebagai capres. Dalam menanggapi tanggung jawab ini dia tidak lantas bersyukur atau kecewa. Ia mengaku selalu berucap istigfar dalam setiap menjalankan tanggung jawabnya.
Sebagai calon presiden, Yusril menyatakan punya misi menegakkan supremasi hukum. Hukum dan keadilan, kata dia, menjadi persoalan yang sangat fundamental di negeri ini. Bila terpilih, ia berjanji akan menegakkan kedua hal tersebut.
Menurut bekas Menteri Sekretaris Negara itu, suatu negara tidak akan pernah berkembang jika wilayah hukumnya masih amburadul, dia sangat memandang itu sebagai permasalahan besar yang harus segera diatasi untuk menuju Indonesia yang lebih baik. �Tata hukum yang baik perlu segera ditegakkan.�
Berdasarkan pantauan Tempo, Yusril bersama istrinya di arak dari carefur sampai jatim expo, yang diiringi oleh drum band yang berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer. Tiba di Jatim Expo, ia disambut dengan tabuhan hadrah yang melantunkan salawat badar.
Turun dari mobilnya, dia naik Reog Ponorogo dan kemudian naik ke atas panggung. Setelah melalui beberapa rangkaian acara, Yusril mendeklarasikan diri sebagai capres dengan simbol pelepasan balon dan burung merpati.
Acara sederhana itu dihadiri dua ratusan pendukung dari kader PBB se-Jawa Timur. Tampak hadir di panggung adalah Ketua Umum DPP PBB MS Kaban dan Eggi Sudjana.
SUMBER


