Jakarta - Majelis Ulama Indonesia akan melaksanakan Kongres Umat Islam Indonesia yang menjadi perhelatan 5 Tahunan lembaga ini. Dalam acara ini, rencananya sejumlah pimpinan partai Islam sebagai pembicara.
"Dalam kongres ini kami akan fokus pada proses penguatan bidang politik umat Islam dalam arti luas. Kami akan meletakkan secara sejajar dengan keislaman dan Indonesia," kata Sterring Commite kongres Slamet Effendy Jusuf dalam jumpa pers di kantornya Jalan Tugu Proklamasi, Jakpus, Kamis (8/1/2015).
Dia mengatakan dalam kongres yang akan dilaksanakan selama 4 hari di Yogyakarta itu beberapa ketua partai politik Islam akan diminta untuk menjadi pembicara. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menjelaskan arah politik parpol Islam tersebut dan penguatan politik Islam mendatang.
"Dalam kongres ini kami akan fokus pada proses penguatan bidang politik umat Islam dalam arti luas. Kami akan meletakkan secara sejajar dengan keislaman dan Indonesia," kata Sterring Commite kongres Slamet Effendy Jusuf dalam jumpa pers di kantornya Jalan Tugu Proklamasi, Jakpus, Kamis (8/1/2015).
Dia mengatakan dalam kongres yang akan dilaksanakan selama 4 hari di Yogyakarta itu beberapa ketua partai politik Islam akan diminta untuk menjadi pembicara. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menjelaskan arah politik parpol Islam tersebut dan penguatan politik Islam mendatang.
"Kami akan mengundang tokoh politik dengan partai berbasis Islam. Di antaranya Pak Muhaimin Iskandar Ketum PKB, Pak Anis Matta dari PKS, dan Pak Hatta Rajasa dari PAN," ucapnya.
Selain itu persoalan ekonomi, kongres ini juga akan dibahas persoalan ekonomi dengan mengundang Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, pakar ekonomi Hendri Saparini dan Ketua Dewan Komisari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mulyaman Hadad.
Untuk fokus sosial, nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas disebut juga menjadi pembicara. Kongres ini disebut Ketua MUI Din Syamsuddin akan merumuskan peran-peran strategis pemerintah MUI untuk ke depan.
sumber (news.detik.com)
apakah FPI, HTI , ISIS Indonesia ikut diundang?
Dikutip dari: http://adf.ly/vzmpR


