
Otoritas Penerbangan Sipil Singapura atau Civil Aviation Authority of Singapore menyatakan PT Indonesia AirAsia atau AirAsia Indonesia memiliki jadwal penerbangan Surabaya-Singapura sepekan empat kali, yakni pada Senin, Rabu, Jumat, dan Ahad.
Menurut CAAS, izin rute tersebut berlaku pada musim dingin, yakni mulai 26 Oktober 2014 hingga 28 Maret 2015. Rute ini disetujui lantaran ada slot di Bandar Udara Changi, Singapura, dan sudah disepakati pula oleh otoritas penerbangan Indonesia.
"Menanggapi pertanyaan media, kami ingin menjelaskan bahwa sebelum sebuah maskapai melayani dua kota (di negara berbeda), rute itu perlu mendapat persetujuan dari otoritas penerbangan sipil masing-masing," kata CAAS lewat situs resminya, Sabtu, 3 Januari 2014.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan yang dipimpin oleh Ignasius Jonan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara membekukan sementara izin rute penerbangan milik Indonesia Air Asia dari Surabaya ke Singapura dan sebaliknya.
Pembekuan izin rute Surabaya-Singapura terhitung mulai 2 Januari 2015 sampai dengan keluarnya hasil evaluasi dan selesainya investigasi jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501. Pesawat milik maskapai yang berbasis di Malaysia itu hilang kontak pada Ahad pagi, 28 Desember 2014.
"Pembekuan rute itu tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU. 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015," kata Kepala Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan J. A. Barata pada hari yang sama saat surat pembekuan itu diterbitkan.
Pernyataan CAAS itu berbeda dengan penjelasan Kementerian Perhubungan. Menurut Kementerian, dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara tertanggal 24 Oktober 2014 tentang Izin Penerbangan Luar Negeri Periode Winter 2014/2015, tertulis rute AirAsia Surabaya-Singapura pada Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Dengan dasar peraturan tersebut, penerbangan AirAsia pada Ahad atau saat pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak, dianggap melanggar persetujuan rute yang sudah diberikan oleh Kementerian Perhubungan.
sumber
bakal seru nih ... ayo bikin rame
Dikutip dari: http://adf.ly/vpxni


