Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Identifikasi korban AirAsia, Tim DVI dibantu ahli UEA & Korsel

Tuesday, January 6, 2015
Merdeka.com - Di hari ke 10 pasca-tragedi AirAsia QZ8501, Polda Jawa Timur membagi dua tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi jenazah yang ada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Hari ini tenaga tim DVI mendapat tambahan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Korea Selatan.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono, tim DVI itu terbagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan rapat rekonsiliasi untuk menentukan identitas dari 21 sisa jenazah yang belum diserahkan ke pihak AirAsia untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarga. Sedangkan tim yang kedua, difokuskan untuk identifikasi tiga jenazah yang baru tiba di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur malam tadi (5/1).

"Seperti kita ketahui, saat ini sudah ada 37 jenazah di Polda Jatim. Dari jumlah itu, 13 sudah kita serahkan ke AirAsia untuk diserahkan ke pihak keluarga," terang Awi di Mapolda Jawa Timur, Selasa (6/1).

Kemudian, lanjut Awi, 21 jenazah masih proses penentuan identifikasi berdasarkan data antemortem dan postmortem. "Serta tiga lagi yang baru datang malam tadi," sambungnya.

Lebih jauh dikatakan mantan Wadirlantas Polda Jawa Timur ini, tim DVI Polda Jawa Timur yang melakukan proses identifikasi di hari ke 10 ini, dilakukan oleh 229 tenaga medis dan sejumlah ahli dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan bantuan dari luar negeri.

"Saat ini, tim pertama masih rapat rekonsiliasi membahas identitas jenazah yang sudah di lakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk bisa segera di ketahui identitas 21 jenazah sisa sebelumnya (tidak termasuk 3 jenazah yang datang malam tadi)," katanya.

Masih kata Awi, hari ini, tim DVI Polda Jawa Timur juga kedatangan (bantuan) lima tenaga ahli dari Uni Emirat Arab dan Korea Selatan. "Mereka akan bergabung bersama tim DVI Polda Jatim untuk membantu melakukan identifikasi. Sebelumnya kita sudah dibantu tim ahli dari Singapura sebanyak 10 orang, dan empat orang dari Australia," akunya.

Seperti diketahui, dari 155 penumpang AirAsia QZ8501, plus tujuh awak pesawat, yang berhasil ditemukan dan dikirim ke Surabaya baru 37 jenazah. Sedang sisanya, 125 jenazah belum berhasil ditemukan.

Dari 37 jenazah itu, rinciannya; 13 sudah diserahkan ke pihak keluarga, 21 jenazah masih dalam proses penentuan identitasnya, dan tiga lagi baru tiba di Surabaya malam tadi.

sumber 

makin banyk yg bantu semakin cepet toh

Komen sara ane laporin :





Dikutip dari: http://adf.ly/vvJFR
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive