BIREUEN - Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk mengembalikan membangkitkan kejayaan Aceh, seperti yang pernah diraih pada masa lampau.
"Kita jangan berbangga dengan kejayaan masa lalu, tetapi kita harus dapat kembali menjadi kebanggaan anak cucu kita di masa depan," kata Wali Nanggroe Aceh dalam silarrahminya dengan jajaran pemerintah dan masyarakat Bireuen, Sabtu (21/12) malam, di Pendopo Bupati Bireuen.
Guna menggapai kejayaan tersebut, kata Wali Nanggroe, masyarakat Aceh harus mampu kreatif, dalam meningkatkan sektor ekonomi dan kesejahteraan.
"Aceh, memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namunsemua akan sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Di sinilah kita dituntut agar kreatif dalam mengolah anugerah Tuhan ini, sehingga bisa bermanfaat bagi kesejahteran seluruh bangsa Aceh," katanya.
"Kita jangan berbangga dengan kejayaan masa lalu, tetapi kita harus dapat kembali menjadi kebanggaan anak cucu kita di masa depan," kata Wali Nanggroe Aceh dalam silarrahminya dengan jajaran pemerintah dan masyarakat Bireuen, Sabtu (21/12) malam, di Pendopo Bupati Bireuen.
Guna menggapai kejayaan tersebut, kata Wali Nanggroe, masyarakat Aceh harus mampu kreatif, dalam meningkatkan sektor ekonomi dan kesejahteraan.
"Aceh, memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namunsemua akan sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Di sinilah kita dituntut agar kreatif dalam mengolah anugerah Tuhan ini, sehingga bisa bermanfaat bagi kesejahteran seluruh bangsa Aceh," katanya.
Bangsa Aceh, Wali Nanggroe menambahkan, adalah bangsa yang besar. Untuk itu, Wali Nanggroe meminta masyarakat Aceh untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan, demi menggapai kejayaan Aceh yang pernah diraih.
"Aceh adalah bangsa yang bermartabat. Kita bukan bangsa yang hanya bisa mengharapkan bantuan pihak lain, tetapi bangsa yang kreatif menggali potensi kekayaan alam untuk kemakmuran kita semua," imbuh Wali Nanggroe.
Sementara itu mengenai Kabupaten Bireuen, Wali Nanggroe juga menambahkan, meminta untuk memperkuat budaya, karena Bireuen merupakan daerah yang pernah menjadi Ibukota Republik Indonesia.
"Saya akan menyampaikan kepada Gubernur, agar membangun tugu juang, karena Bireuen memiliki sejarah yang besar dalam kemerdekaan Republik Indonesia," kata Wali Nanggroe.(sumber)
mantapp,,, semoga,,,,





